Pengakuan Seorang Pemain Bola Gay di Premier League

  • Mantan bintang Premier League Thomas Hitzlsperger telah menyampaikan semuanya. Mantan pemain Everton, Aston Villa dan gelandang West Ham itu menjadi pesepakbola besar pertama yang mengakui dirinya homoseksual, dan mengikuti jejak Anton Hysen, Robbie Rogers, dan Justin Fashanu yang telah menyampaikan pengakuan serupa. Dalam sebuah wawancara dengan majalah Zeit di Jerman, Der Hammer menyatakan bahwa ia ingin memulai […]

Claudio Bravo dikabarkan telah merespons kritik kejam terhadapnya. Apa yang ia sampaikan sangat luar biasa untuk dicermati.

Internasional Liga Inggris Liga Jerman  - Pengakuan Seorang Pemain Bola Gay di Premier League

Mantan bintang Premier League Thomas Hitzlsperger telah menyampaikan semuanya. Mantan pemain Everton, Aston Villa dan gelandang West Ham itu menjadi pesepakbola besar pertama yang mengakui dirinya homoseksual, dan mengikuti jejak Anton Hysen, Robbie Rogers, dan Justin Fashanu yang telah menyampaikan pengakuan serupa.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Zeit di Jerman, Der Hammer menyatakan bahwa ia ingin memulai perdebatan tentang homoseksualitas dalam olahraga.

“Saya berbicara tentang menjadi gay karena saya ingin menyorongkan diskusi tentang homoseksualitas di kalangan profesional bintang olahraga,” katanya, sembari mengakui bahwa menyadari diri sendiri sebagai gay adalah sebuah “proses yang panjang dan sulit.”

Keputusan berani dari Hitzlsperger itu datang hanya tiga bulan setelah pensiun dari permainan profesional, sekitar Januari 2014 lalu.  Internasional Liga Inggris Liga Jerman  - Pengakuan Seorang Pemain Bola Gay di Premier League

Pemain Jerman yang sudah 52 kali tampil di laga internasional itu menghabiskan musim silam di Everton di bawah pelatih David Moyes, tetapi hanya turun tujuh kali karena cedera beruntun.

Dia mengatakan kepada majalah Zeit bahwa homoseksualitas adalah isu yang “diabaikan” dalam dunia sepakbola.

“Homoseksualitas bukanlah topik yang serius untuk diskusi di Inggris, Jerman atau Italia, setidaknya tidak di ruang ganti.”

“Hanya dalam beberapa tahun terakhir saya telah menyadari bahwa aku lebih suka hidup dengan seorang pria,” ungkap Hitzlperger,  mungkin menjelaskan mengapa ia menunggu sampai setelah pensiun guna mengungkapkan seksualitasnya kepada publik.

Menariknya, ia juga membahas sebuah wawancara tahun 2012 terhadap seorang pesepakbola gay anonim di Bundesliga.

Ditanya tentang hal itu ia berkata: “Saya sudah membacanya dan di sebagian besar jawaban tidak ada sesuatu yang belum saya tahu: Dia memiliki pacar perempuan demi citra diri, mempunyai kehidupan ganda, dan takut terhadap reaksi gilabola.”

“Hal utama yang mengejutkan saya adalah, ia memberitahukan hal itu kepada rekan-rekan setimnya dan tanpa dampak negatif. Jika bisa terus seperti itu, itu akan sangat menakjubkan.”

Terus terang, Anda mendapatkan kesan bahwa dunia sepakbola akan lega bahwa pemain akhirnya merasa mereka bisa berbicara tentang hal ini secara terbuka.

Salah satu dari beberapa pemain gay di dunia, Anton Hysen, menggunakan akun Twitter-nya untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Hitzlsperger. Ia saat ini bermain di divisi pertama Swedia dan merupakan anak dari mantan pemain Liverpool, Glenn Hysen.

Ditanya apakah menyampaikan pengakuan tersebut benar-benar akan berbahaya bagi si pemain atau hanya peringatan semata, Hitzlsperger menjawab: “Saya tidak tahu, itu spekulasi. Mungkin juga tergantung pada siapa yang mengaku dan bagaimana…”

“Kemungkinan terburuk adalah, itu mengakhiri karir mereka. Setiap pesepakbola gay yang membuka dirinya harus siap untuk itu.”

“Dia seharusnya tidak membiarkan dirinya disetir oleh apa yang orang pikirkan dan katakan tentang dirinya. Di sisi lain ia juga bisa menjadi panutan yang bagus untuk bintang olahraga gay, dan juga bagi orang lain yang belum mampu menyampaikan homoseksualitasnya secara terbuka.”  Internasional Liga Inggris Liga Jerman  - Pengakuan Seorang Pemain Bola Gay di Premier League

Berbicara tentang reaksi potensial dari para gilabola, dia berkata: “Fans sangat kompleks. Anda memiliki semua usia dari semua lapisan masyarakat di stadion. Itulah mengapa Anda tidak bisa mengesampingkan reaksi apapun. Tapi saya pikir untuk sebagian besar mungkin takkan menjadi masalah.”

Dalam tanya jawab tahun 2012, Hitzlsperger mengatakan bahwa ketika Anda mengetik namanya di kolom search Google, salah satu saran autofill adalah “schwul”, bahasa Jerman untuk gay.

Tapi dia bersikeras bahwa hal itu tidak pernah mengganggunya, tidak seperti yang menimpa pemain lain, terutama Philip Lahm.

“Itu tidak mengganggu saya,” katanya.

“Ini sama saja untuk banyak pemain, terutama pemain tim nasional atau mantan pemain karena itu akan menjadi sensasi luar biasa, dibandingkan misalnya pemain bola dari divisi kedelapan.”

“Jelas orang memiliki rasa ingin tahu, rasa ingin mengintip. Untuk kebanyakan pemain Google mengusulkan ‘girlfriends’ sebagai saran pencarian.

“Kehidupan pribadi pemain dan selebriti selalu menarik untuk para penggemar.”