Begini Cara Brasil Sambut Turis Muslim

18

  Bulan puasa tahun ini kemungkinan besar dimulai pada 28 Juni 2014, bersamaan dengan dimulainya sistem gugur di 16 Besar Piala Dunia 2014. Apa saja yang dilakukan Brasil untuk menyambut ratusan ribu pelancong Muslim yang akan datang bersamaan dengan hajatan bola terbesar di planet bumi? Yah, sebenarnya bukan pemerintah Brasil sih yang punya inisiatif, melainkan Fambras, singkatan Bahasa […]

 

Piala Dunia  - Begini Cara Brasil Sambut Turis Muslim

Bulan puasa tahun ini kemungkinan besar dimulai pada 28 Juni 2014, bersamaan dengan dimulainya sistem gugur di 16 Besar Piala Dunia 2014.

Apa saja yang dilakukan Brasil untuk menyambut ratusan ribu pelancong Muslim yang akan datang bersamaan dengan hajatan bola terbesar di planet bumi?

Yah, sebenarnya bukan pemerintah Brasil sih yang punya inisiatif, melainkan Fambras, singkatan Bahasa Inggris dari Federasi Organisasi-organisasi Muslim di Brasil. Menurut Ali Hussein El Zoghbi, wakil ketua organisasi yang lahir dan besar di Brasil, federasinya berinisiatif melakukan sejumlah hal untuk, “Membantu menghilangkan prasangka dan ketidaktahuan mengenai Islam.”

Brasil ada sebuah negara mayoritas Katolik, dengan jumlah penduduk 202 juta orang. Hanya 1,5 juta di antaranya Muslim. Terbanyak dari Timur Tengah. Beberapa tahun belakangan angka ini naik dengan pesat, seturut masuknya arus pengungsi dari Syria, Libanon, dan Palestina.

Fambras berencana meluncurkan sebuah buklet, sebuah aplikasi di smartphone, sebuah maskot yang diberi nama Salaminho (Salam kecil), dan daftar nomor telepon hotline, untuk membantu para turis Muslim menjalankan ibadah mereka.

Dari 32 negara peserta Piala Dunia 2014 kali ini, 6 negara di antaranya mayoritas Islam, yakni Iran, Bosnia Herzegovina, Nigeria, Kamerun, Aljazair, dan Pantai Gading. Selain itu juga ada sejumlah pemain asal Prancis dan Jerman yang menjalankan puasa, seperti Franck Ribery dan Mesut Özil.

Dalam buklet yang dirancang bagi para turis dan ditulis dalam sejumlah bahasa tersebut, terdapat rincian jam-jam sembahyang dan lokasi-lokasi 80-an masjid di 12 kota penyelenggara laga kompetisi.

“Kami mengharapkan kedatangan sekitar 50.000 fans bola Muslim, terutama dari Iran, Nigeria, dan Aljazair, dan juga dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Malaysia, dan negara-negara kawasan Teluk, ” kata El Zoghbi.

“Kami melihat ini sebagai kesempatan besar. Bukan hanya untuk menyambut sesama umat Islam, tetapi juga untuk menyebarluaskan berita-berita positif dari Islam kepada non-Muslim.”

Selain mencetak 65.000 buklet, Fambras juga meluncurkan aplikasi berbasis smartphone yang memberi rincian daftar restoran halal di 12 kota penyelenggara, serta kompas yang menunjukkan arah kiblat.

Sebuah bus dengan nama “Salam Bus” juga akan berkeliling Brasil membawa buku-buku bertema Islam dalam berbagai bahasa, digambari slogan-slogan berbahasa Portugis, “Conheco o Islam” (Ketahuilah Islam) dan “Islam é Paz ” (Islam itu damai).

Aplikasi smartphone bisa diunduh melalui situs:  fambras.org.br. Sementara buklet akan ditaruh di bandara-bandara dan hotel di seluruh Brasil. Aplikasi ini akan tersedia mulai 1 Juni, sedangkan layanan telepon 12 jam bebas pulsa tersedia di 0800-718-6245.