Bos Portugal Merasa Seperti Dapat Kado

  • Pelatih Portugal, Fernando Santos, menyambut gembira keberhasilan timnya mengamankan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Fernando Santos - Pelatih Timnas Portugal
Fernando Santos - Pelatih Timnas Portugal

Portugal berhasil meraih satu tiket lolos secara otomatis ke Piala Dunia di Rusia tahun depan menyusul kemenangan 2-0 yang mereka raih atas Swiss, Rabu (11/10) dini hari WIB tadi.

Gol bunuh diri Johan Djourou di menit ke-41 serta satu gol dari Andre Silva di menit ke-57 cukup untuk membawa kemenangan bagi Portugal, sekaligus membalas kekalahan mereka dari Swiss dengan skor yang sama tahun lalu.

Pelatih Portugal, Fernando Santos, mengaku gembira dengan kemenangan tersebut dan merasa keberhasilan timnya lolos ke Piala Dunia seperti kado dari para pemainnya.

“Saya selalu berpikir bahwa ini adalah hal yang mungkin,” ujar pelatih berusia 63 tahun itu setelah berhasil mengamankan tiket langsung lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Saya memiliki kepercayaan penuh kepada para pemain saya dan saya beruntung mereka memberikan saya kado ini. Ketika anda memiliki para pemain berkualitas dan tim yang terorganisir maka anda selalu memiliki nilai lebih untuk meraih kemenangan. Tim ini kembali bermain dengan baik, dengan kontrol bola yang bagus.”

“Kami tidak bermain sempurna sepanjang 90 menit pertandingan, namun untungnya kami menang dan kami berhasil pergi ke Rusia.”

Santos sendiri memuji semangat para pemain di ruang ganti dan hubungan baik yang ia bangun dengan para pemainnya.

“Ada simbiosis yang sempurna antara pelatih dan pemain,” lanjut pelatih yang mempersembahkan gelar juara Euro 2016 bagi Portugal tersebut. “Saya selalu percaya pada para pemain saya. Tidak mudah memiliki 25 pemain dengan pola pikir seperti ini dan hal itu mencipktakan sebuah lingkungan yang fantastis.”

“Saya percaya pada pekerjaan yang telah kami lakukan, pekerjaan yang dilakukan oleh tim dan pekerjaan yang dilakukan oleh federasi. Kolaborasi inilah yang telah memberikan kami hasil ini.”