De Rossi Bertengkar Dengan Pelatih Italia, Ini Alasannya

Daniele De Rossi mengaku mendesak pelatih Gian Piero Ventura agar menurunkan striker tambahan saat Italia menjamu Swedia pada laga play off Piala Dunia, Selasa (14/11) dini hari WIB.

Daniele de Rossi

Daniele De Rossi menjelaskan pertengkarannya dengan pelatih Gian Piero Ventura berisi argumen agar si pelatih segera menurunkan striker tambahan saat Italia melawan Swedia, Selasa (15/11) dini hari WIB.

Gelandang asal Roma tersebut tertangkap kamera melakukan perang kata-kata dengan pelatih Italia Gian Piero Ventura pada laga leg kedua playoff kualifikasi Piala Dunia 2018 di San Siro, Milan, dini hari WIB tadi.

De Rossi tertangkap kamera memperlihatkan rasa frustrasinya atas keputusan pelatih yang tidak menurunkan pemain depan Napoli Lorenzo Insigne, meski Italia sangat membutuhkan gol dalam laga yang berakhir 0-0 melawan Swedia itu.

De Rossi tertangkap kamera berteriak, “Mengapa saya yang harus turun? Kita tidak perlu bermain imbang di sini, kita perlu menang!”

Italia akhirnya gagal lolos ke Piala Dunia 2018 karena hanya bermain imbang tanpa gol melawan Swedia. Mereka kalah 1-0 secara agregat dan absen dalam putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1958.

Tapi De Rossi menjelaskan bahwa pertengkaran itu bukan berakar pada masalah pribadinya dengan Ventura.

“Saya baru saja mengatakan bahwa kami sudah mendekati akhir dan harus menang, jadi kami minta striker untuk turun pemanasan. Saya juga menunjuk Insigne (untuk bisa dimainkan).”

“Itu bukan keputusan saya untuk masalah taktis. Saya minta maaf jika saya menyinggung siapapun. Pada saat itu saya hanya berpikir mungkin lebih baik Insigne tampil sebagai gantinya.”

Soal masa depannya sendiri dan kegagalan Italia, dia menambahkan: “Kami akan memulai lagi, seperti yang kami lakukan setelah momen-momen menyedihkan lainnya.”

“Saya tidak percaya kami pantas tersingkir setelah bermain 180 menit. Swedia pantas mendapat pujian atas penampilan mereka.”

“Sekarang generasi berikutnya siap untuk tampil cemerlang dan kami harus mulai lagi dari mereka. Ini adalah saat yang tidak masuk akal untuk diterima. Ada suasana menyedihkan di ruang ganti.”

Sepakbola.cc