Dino Zoff Kecam Kualitas Pelatih Timnas Italia

Dino Zoff tak mau kalah ikutan kecam kualitas Gian Piero Ventura untuk bawa Timnas Italia ke Piala Dunia.

Gian Piero Ventura, pelatih Timnas Italia
Gian Piero Ventura, pelatih Timnas Italia

Dino Zoff tak mau kalah eksis memberikan kecaman kepada pelatih Italia, Gian Piero Ventura setelah gagal dorong Azzurri lolos putaran final Piala Dunia 2018. Tekanan masih belum mereda untuk dirinya.

Timnas Italia masih jadi bahan diskusi hangat usai gagal ikutan main di Piala Dunia 2018 setelah kalah agregat 0-1 dari Swedia di play-off Piala Dunia. Bisa kalah 0-1 di leg pertama, Italia hanya bisa main imbang tanpa gol saat jadi tuan rumah di San Siro dalam laga leg kedua.

Kegagalan mengejutkan tersebut sontak menjadi kegagalan pertama Italia menembus Piala Dunia sejak tahun 1958 silam. Wajar jika hingga kini masih banyak yang mengecam kegagalan sang pelatih.

“Kenyataan ini adalah hari yang gelap dan bisa gagal ke Piala Dunia setelah 60 tahun sangat sulit untuk diterima,” ujar eks kiper Italia itu dengan kesal melalui Radio TMW.

“Setelah sebelumnya kalah dengan skor 0-3 lawan Spanyol, Nazionale jadi kehilangan kepercayaan diri dan kami tidak memainkan permainan lain dengan keyakinan yang tepat lagi.”

Gian Piero Ventura gantikan Antonio Conte setelah gelaran Euro 2016 lalu sejauh ini masih menolak untuk mengundurkan diri. Di sisi lain, Dino Zoff bersedia mengundurkan diri setelah membawa Italia ke final Euro 2000 silam.

“Yang namanya tanggung jawab pasti akan selalu mengiringi semua pelatih, meskipun saya tahu sulit menilai peran pelatih Timnas ya. Sekarang ada sedikit pilihan yang ada dengan jumlah pemain asing di Serie A atau Liga Italia. Namun dia juga perlu tahu bagaimana caranya menjadi pelatih dan bukan hanya memilih pemain saja,” lanjutnya lagi dengan tajam.

“Dia seharusnya bisa mencari tahu apa yang harus dilakukan dengan para pemain tersebut. Tahu apa yang harus dilakukan saat mereka bertepatan satu sama lain dalam hal taktik dan pendekatan. Dia seharusnya bisa mengambil yang terbaik dan mencoba mengembangkan 23 pemain tersebut dengan cara yang benar,” pungkasnya masih dengan perasaan kesal.

Sepakbola.cc