Gareth Southgate Dinilai Tak Bisa Dipecat

67

Ketua FA, Martin Glenn mengatakan tidak perlu berfikir panjang kala menyodorkan kontrak kepada Gareth Southgate, tanpa klausul pelepasan.

Piala Dunia  - Gareth Southgate Dinilai Tak Bisa Dipecat

Piala Dunia  - Gareth Southgate Dinilai Tak Bisa Dipecat

 

Ketua FA, Martin Glenn mengatakan tidak perlu berfikir panjang kala menyodorkan kontrak kepada Gareth Southgate, tanpa klausul pelepasan.

Manajer tim nasional Inggris yang baru, Gareth Southgate ternyata tidak diberikan klausul pelepasan pada kontraknya oleh FA.

Southgate ditunjuk menjadi pelatih kepala The Three Lions usai melakoni empat laga sebagai pelatih sementara pasca lengsernya Sam Allardyce yang tersangkut masalah tuduhan korupsi.

Bekas pelatih tim junior Inggris ini telah resmi menjabat pekerjaan barunya tersebut pada Rabu (30/11) waktu setempat lalu, dan akan bertugas hingga 2020 nanti.

Uniknya, pada kontrak Southgate tidak tercantum klausul pelepasan sehingga tidak mungkin dipecat, berbeda dengan Roy Hodgson dan Sam Allardyce.

Apalagi pada awalnya tugas manajer timnas adalah membimbing Inggris lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia dan melakoni turnamen tersebut.

“Tidak ada klausul pelepasan. Saya rasa penting (untuk berkata) bahwa saya ingin sukses di tugas ini dan saya mengambil alih tim ketika tidak bisa sukses dalam dua turnamen terakhir seperti yang diharapkan sebelumnya,” ujar Southgate pada konpres.

“Ada potensi besar. Kami harus lolos ke Rusia terlebih dahulu. Kami mempunyai waktu sekitar 70 hari untuk mempersiapkan tim dan berada di level yang kami inginkan. Sangat penting untuk melihat apa yang kami sedang kerjakan untuk jangka panjang.”

“Saya yakin, kami memiliki tim yang dalam waktu empat tahun kedepan akan berkembang pesar. Ini bukan hasil jangka pendek, tapi jangka panjang untuk tim senior dan tim junior di bawahnya.”

Bagi Martin Glenn, pemberian kontrak tanpa klausul pelepasan ini penting bagi kelangsungan tim, terlepas apapun hasil yang diraih.

“Southgate merupakan negosiator yang tangguh tapi kami pun memiliki keinginan tersendiri. Ini bukan sesuatu yang kami perdebatkan. Saya pada awalnya memang ingin menawarkan kontrak selama empat tahun,” aku Glenn.

“Kami memiliki tim yang masih hijau. Kami membutuhkan waktu untuk melihat perkembangan tim dan memupuknya.”

“Saya rasa kami akan bermain baik di Rusia. Tapi jika kami tidak bisa bisa sukses maka akan ada proyek jangka panjang itu. Sangat penting untuk memiliki kontrak yang bisa mewujudkan hal tersebut.”