Gianni Infantino Terangkan Format Baru Piala Dunia

Berita Bola, Piala Dunia – Gianni Infantino senang idenya untuk menggelar turnamen Piala Dunia dengan 48 kontestan diluluskan agar bisa diterapkan di 2026.

Piala Dunia  - Gianni Infantino Terangkan Format Baru Piala Dunia

Berita Bola, Piala Dunia – Gianni Infantino senang idenya untuk menggelar turnamen Piala Dunia dengan 48 kontestan diluluskan agar bisa diterapkan di 2026.

Dewan FIFA melegalkan penambahan kontestan turnamen akbar Piala Dunia, yang berdasarkan ide dari Gianni Infantino.

Nantinya akan ada 48 tim yang bermain di putaran final pada turnamen yang akan diterapkan pada 2026 itu, dimana akan ada 16 grup yang terdiri dari tiga tim per grup.

Akan tetapi ide tersebut mendapatkan penolakan dari pelbagai pihak seperti Asosiasi Klub-Klub Eropa (ECA) yang menilai keputusan itu dibuat berdasarkan alasan politis (geopolitik), bukan karena alasan olahraga.

German pun menolak ide tersebut meski banyak asosiasi dan federasi negara mendukung, termasuk dari Skotlandia dan Nigeria. Namun Infantino bersikukuh bahwa hasil jajak pendapat ini bisa memberikan keadilan kepada dunia sepak bola.

“Meski jika kami mengorganisir perhelatan Piala Dunia dengan dua tim saja, salah satunya pasti Jerman. (Mereka adalah) juara dunia. Apapun format yang dipakai, Jerman akan berada di sana,” tuturnya setelah pemungutan suara usai.

“Bagi negara-negara lain ini adalah kesempatan untuk masuk ke putaran final, untuk berpartisipasi. Jadi pada dasarnya tidak ada perubahan besar, kecuali formatnya dan makin banyak tim yang berpartisipasi.”

“Saya berharap bahwa, dengan seiring berjalannya waktu, kita bisa melihat faedah untuk dunia. Ada banyak pesepakbola di Liga Jerman yang berasal dari belahan dunia lainnya. Akan bagus bagi para pemain tersebut untuk berpartisipasi di kegiatan seperti Piala Dunia.”

Kala disinggung perihal penolakan ECA yang diketuai oleh Karl-Heinz Rummenigge, pria asal Yunani itu lebih menutup telinga demi kemajuan sepak bola.

“Ada dialog terbuka dengan ECA untuk bertahun-tahun. Saya kenal mereka dengan baik secara personal. Ada beberapa suara kritikan dari beberapa klub tapi saya lebih memilih untuk fokus kepada hal positif saja.”

“Ada banyak yang mendukung keputusan ini. Kami sudah mengadakan diskusi tentang topik ini dengan klub-klub beberapa kali. Tujuannya adalah selalu tidak menambahkan jadwal dan membebankan para pemain.”

“Kita berada di abad ke-21 dan kita harus membentuk turnamen Piala Dunia untuk abad ke-21. Kita harus melihat sepak bola bukan hanya Eropa dan Amerika Selatan saja.”

“Demam sepak bola di negara yang lolos ke putaran final merupakan sarana promosi terbesar untuk sepak bola yang ada. Sejak November ketika anda lolos kualifikasi hingga Juni ketika turnamen dihelat, sembilan bulan tersebut merupakan momen terpenting (untuk promosi).”

Infantino pun menjelaskan bahwa keputusan teknis pelaksanaan putaran grup tidak akan dilakukan sebelum tuan rumah ditunjuk.

“Keputusan soal slot belum diputuskan karena tidak urgen. Kami harus memastikan terlebih dahulu bahwa proses penawaran untuk 2026 terlaksana dengan baik.”

“Berapa banyak tim dari berbagai negara tidak penting untuk dokumen proses penawaran. Tapi itu penting dan kami akan menganalisanya dengan cepat.”

Dengan tiga tim per grup, maka kemungkinan hasil imbang akan muncul sehingga Infantino mengisyaratkan akan dilakukan adu penalti sebagai salah satu ide yang akan dianalisa.

Selain itu, FIFA pun akan mencegah situasi dimana satu tim bermain mengalah agar tim lainnya bisa lolos dari fase grup.

“Ini harus ditentukan beberapa tahun sebelum turnamen di mulai, jadi bukan untuk saat ini. Ini hanya untuk mengatakan adanya model berbeda dalam menentukan jika ada jumlah poin yang sama.”

“Kita mempunyai aturan untuk hal-hal seperti ini, seperti selisih gol, tapi grup berisikan tiga tim akan memunculkan peluang tim memiliki kesamaan dalam selisih gol dan poin.”

“Anda bisa berkata bahwa ranking memutuskan, yang merupakan hal objektif dan diputuskan sebelum turnamen dimulai. Tapi itu akan ditentukan menjelang perhelatan.”