Impian Besar Iran di Piala Dunia 2018

188

Pemain sayap tim nasional Iran Alireza Jahanbakhsh mimpi peringkat pertama fase grup kualifikasi Piala Dunia 2018 usai raih tiket ke Rusia.

Piala Dunia  - Impian Besar Iran di Piala Dunia 2018

Berita Piala Dunia – Pemain sayap tim nasional Iran Alireza Jahanbakhsh berharap bisa duduk di peringkat pertama fase grup kualifikasi Piala Dunia 2018 setelah dipastikan meraih tiket ke Rusia.

Alireza Jahanbakhsh bermimpi tim nasional Iran mampu menduduki peringkat pertama di fase kualifikasi grup Piala Dunia 2018 Rusia nanti setelah menjadi tim kedua yang dipastikan lolos dari babak kualifikasi.

Kemenangan Iran dari Uzbekistan dengan skor dua gol tanpa balas, Senin (12/06) petang WIB kemarin, memastikan negara yang diisolir itu lolos ke Rusia tahun depan.

Dengan menyisakan dua laga tersisa, yaitu melawan Korea Selatan dan Siria, raihan poin Iran tidak lagi terkejar sebab sudah mengumpulkan 20 poin, terpaut tujuh poin dari Korea Selatan yang ada di posisi kedua klasemen Grup A zona AFC.

Atas kemenangan tersebut, skuat asuhan Carlos Queiroz ini menjadi tim kedua yang dipastikan bermain di Piala Dunia 2018, setelah sebelumnya Brazil lolos terlebih dahulu dan ditemani tuan rumah Rusia.

Tidak heran jika Alireza Jahanbakhsh yang saat ini memperkuat AZ Alkmaar, yakin Iran mampu berbicara banyak tahun depan.

“Sekarang kita akan bermain di Piala Dunia tapi pertama-tama kita akan melakoni dua laga tersisa dan kami ingin mengakhiri kualifikasi sebagai jawara grup. Oleh karenanya, kami akan bermain 100 persen di dua laga sisa nanti,” ujar Jahanbakhsh pada laman resmi AFC.

“Kami mempunyai tim yang muda dan setelah dua laga sisa, kami akan mencoba untuk membangun semangat lebih tinggi sebab kami sadar bahwa Piala Dunia memiliki perbedaan yang lebih besar dibandingkan babak kualifikasi.”

“Tahun depan semua orang akan melakoni satu tahun pengalaman baru. Kami akan memberikan yang terbaik dan tujuannya adalah bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia.”

“[Piala Dunia di Brazil] merupakan pengalaman yang luar bisa. Tapi kala itu saya bergabung ketika tim sudah dipastikan lolos.”

“Tapi kali ini saya sudah membela timnas sejak awal dan menyenangkan bisa meraih banyak kemenangan tanpa kebobolan. Jadi saya rasa ini merupakan babak kualifikasi terbaik bagi negara kami.”

“[Piala Dunia] 2014 adalah pengalaman yang luar biasa, di usia 19 tahun sudah bermain di Piala Dunia dan itu tidak bisa terlupakan. Sekarang untuk kedua kalinya [dalam dua gelaran beruntun], semoga segalanya akan lebih baik bagi kami.”