Ini Alasan Skuad Argentina Boikot Media Massa

1863

Para pemain tim nasional Argentina melakukan boikot dengan tidak menghadiri konfrensi pers pasca menang atas Kolombia, Rabu (16/11) pagi WIB.

Piala Dunia  - Ini Alasan Skuad Argentina Boikot Media Massa

Piala Dunia  - Ini Alasan Skuad Argentina Boikot Media Massa

Para pemain tim nasional Argentina melakukan boikot dengan tidak menghadiri konfrensi pers pasca menang atas Kolombia, Rabu (16/11) pagi WIB.

Tuduhan yang dilayangkan kepada Ezequiel Lavezzi membuat para pemain tim nasional Argentina memboikot media massa.

Albiceleste sukses mengalahkan tim tamu Kolombia 3-0 dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia zona Conmebol, Rabu (16/11) pagi WIB. Skuat asuhan Edgardo Bauza itu sukses membuat tiga gol lewat Lionel Messi, Lucas Pratto dan Angel Di Maria.

Di laga tersebut, sosok Messi menjadi inspirasi kemenangan dengan membuat gol dari tendangan bebas dan memberikan dua umpan kepada rekan-rekannya.

Dengan hasil ini maka Argentina naik ke peringkat kelima atau posisi playoff, dengan torehan 19 poin, setelah sebelumnya kesulitan untuk menang dalam empat laga beruntun.

Sayangnya, kemenangan ini sedikit tercoreng dengan aksi boikot yang dilakukan skuat Argentina yang diumumkan oleh Messi kepada media.

Dikabarkan mereka tidak menghadiri kewajiban untuk sesi tanya-jawab dengan awak media pasca pertandingan selesai.

“Kami berada di sini untuk memberi tahu anda bahwa kami tidak akan lagi berkomunikasi dengan media,” ujar Messi.

“Tuduhan yang dibuat kepada Lavezzi sangatlah besar. Kami menyesal karena harus berjalan seperti ini tapi kami tidak mempunyai pilihan lain. Kami tahu banyak diantara kalian yang tidak bermain sepak bola.”

“Kami mendapatkan banyak tuduhan. Tidak ada rasa hormat yang ditunjukkan dan kami tidak pernah membalasnya.”

“Tapi tuduhan kepada Lavezzi sudah keterlaluan. Jika kami tidak menghentikannya hari ini, maka kami tidak akan pernah bisa menghentikannya.”

“Kami sadar kalian akan terus mengkritik kami. Itu tidak mengapa. Akan tetapi, beberapa (kritikan) masuk ke ranah pribadi kami.”

“Kami ingin berkata ini di hadapan banyak orang dan tidak mengeluarkan pernyataan. Kami tidak ingin bersembunyi dari siapa pun.”

“Dua pekan terakhir ini penuh dengan agresi pribadi, bukan kritikan dalam hal sepak bola. Anda boleh mengkritik kami ketika menang atau kalah, tapi ketika anda keterlaluan, kami akan bereaksi.”

Tuduhan yang dilayangkan kepada Ezequiel Lavezzi itu dilakukan oleh seorang jurnalis bernama Gabriel Anello di jejaring sosial Twitter.

Kabarnya, Anello pada akun bernama @anellogaby itu menuduh Lavezzi dicoret oleh Bauza karena menghisap rokok ganja.

Tidak terima, Lavezzi langsung melakukan tuntutan hukum atas tuduhan itu.