Italia Tidak Boleh Panik Lawan Swedia di Leg Kedua

Gianluigi Buffon meminta rekan-rekannya untuk tetap berpikir jernih jelang laga leg kedua babak play-off Piala Dunia 2018 lawan Swedia.

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon menilai Timnas Italia tidak boleh panik meski mereka mendapatkan kekalahan di leg pertama play-off kualifikasi Piala Dunia 20188 melawan Timnas Swedia.

Performa buruk Italia dalam leg pertama play-off membuat mereka harus rela kalah dengan skor tipis 1-0. Kini Italia setidaknya harus mencari dua gol tanpa kebobolan di leg kedua melawan Swedia jika ingin memastikan satu tempat di Piala Dunia 2018 mendatang.

Jika skuad Gian Piero Ventura sampai kebobolan satu gol saja di San Siro, Selasa dinihari WIB, maka mereka harus membalaskannya dengan dua gol tambahan. Aturan gol tandang memberi bobot lebih bagi setiap gol yang dicetak Swedia di kandang Italia.

Buffon mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap fokus dalam menghadapi leg kedua di San Siro pada hari Selasa (14/11) pukul 02.45 WIB. Bagi Buffon, Italia tidak boleh mengeluh dengan hasil yang mereka raih di leg pertama dan berharap dukungan para fans agar membantu mereka melewati hadangan Swedia.

“Kami harus memiliki pikiran sejernih mungkin untuk bisa melangkah ke Piala Dunia,” ujar penjaga gawang berusia 39 tahun itu pada TMW Radio. “Kami sadar bahwa kami kalah [di leg pertama], namun kami masih memiliki 90 menit lagi [di leg kedua] untuk bisa membalikkan keadaan yang rumit ini. Namun pertama-tama kami tidak boleh menangisi kekalahan ini.”

“Saya berharap Stadion San Siro bisa penuh sesak untuk mendukung tim melalui hal ini. Saya tidak ingin berpikir bahwa ini adalah laga hidup atau mati, namun saya percaya bahwa dengan bantuan penonton maka kami bisa melakukannya. Kami harus bisa percaya diri [pada pertandingan leg kedua], jika tidak maka itu sama saja kami sudah kalah.”

Buffon menambahkan: “Anda harus bisa menjaga kepala anda tetap tegak dan bahu anda tetap lurus. Ada 90 menit lainnya [untuk dimainkan] dan kami ingin memanfaatkannya. Kami adalah tim yang kuat.”

Kapten Buffon – yang berusaha meraih rekor enam kali bermain di putaran final Piala Dunia di Rusia – adalah salah satu pemain terakhir dari generasi emas Italia pemenang Piala Dunia 2006.

Namun penampilan Azzurri di Stockholm yang dicap “jelek dan membingungkan” membuat Italia harus bermain baik di leg kedua Senin di Milan untuk menghindari gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1958.

Sepakbola.cc