Neymar: Brasil Kembali Dihormati Dunia!

Neymar mengatakan dia akan memberikan segalanya untuk memenangkan Piala Dunia tahun depan dengan Brasil ingin mengakhiri mimpi buruk mereka di tahun 2014.

Neymar mengatakan Brasil kini dihormati dan dikagumi oleh tim manapun di dunia.
Neymar mengatakan Brasil kini dihormati dan dikagumi oleh tim manapun di dunia.

Bintang Paris Saint-Germain Neymar menegaskan bahwa kepercayaan diri tinggi akan menjadi modal tim nasional Brasil dalam menghadapi Piala Dunia 2018 di Rusia.

Neymar mengatakan dia akan memberikan segalanya untuk memenangkan Piala Dunia tahun depan dan Brasil bertekad ingin mengakhiri mimpi buruk mereka di tahun 2014.

Piala Dunia 2014 seharusnya menjadi kesempatan bagi Brasil untuk bersinar di kandang sendiri, namun raksasa Amerika Selatan itu mengalami kekalahan memalukan di semifinal dengan skor 7-1 melawan Jerman, yang akhirnya tampil sebagai juara.

Itu adalah hasil yang sangat mengejutkan bagi Brasil dan bagi sepak bola dunia. Namun mereka melaju dengan cepat di tahun 2017 dan pasukan Tite sekarang menjadi tim pertama yang lolos ke Piala Dunia. Mereka bisa datang ke Rusia dengan keyakinan baru dan akan menjadi tim yang harus dikalahkan tim lawan.

Brasil hanya kalah sekali selama kualifikasi CONMEBOL untuk memesan tiket mereka ke turnamen terelit sepak bola Juni 2018. Kini bintang Paris Saint-Germain Neymar menegaskan keyakinan timnya sangat tinggi saat ini.

“Rasa hormat terhadap tim sekarang berbeda dengan apa yang terjadi tiga atau empat tahun lalu setelah Piala Dunia,” kata Neymar kepada FIFA.com.

“Orang-orang melihat kami secara berbeda, Brasil yang dihormati dan dikagumi semua orang kini telah kembali, sebuah tim yang menikmati sepak bola yang bagus, dan itu membuat kami bahagia. Suasana fans kami dan negara kami telah berubah.┬áSemua orang percaya diri dan senang dan optimis menatap Piala Dunia.”

Piala Dunia 2014 sangat menyakitkan bagi Neymar, yang dipaksa absen dalam kekalahan memalukan dari Jerman tersebut akibat cedera punggung.

Neymar mengalami retak salah satu ruas tulang belakangnya setelah menerima tendangan lutut dari Juan Zuniga saat Brasil menang 2-1 atas Kolombia di perempat final.

“Aneh karena saya tidak menyelesaikan Piala Dunia seperti yang saya inginkan. Tentunya saya ingin memenangkan gelar, tapi saya tidak menang atau kalah. Saya tidak menyelesaikan Piala Dunia. Turnamen saya berakhir dengan serius. Cedera dan, sayangnya, saya harus membayar mahal untuk itu,” Neymar menambahkan.

Sepakbola.cc