Penanganan Cedera Dalam Sepakbola Secara Tradisional

63

Seorang pemain tim nasional Indonesia asal klub Persipura Jayapura, Ricardo Salampessy, saat mengalami cedera lutut parah. Akhirnya dapat disembuhkan dengan metode pijatan dan ramuan tradisional asal Papua Ricardo bercerita jika selama cedera dirinya secara rutin memijitkan lututnya kepada ahli terapis tradisional dan dioleskan pula ramuan terbuat dari jahe merah asal Papua. Cederanya sembuh dalam 3 […]

Penanganan Cedera Dalam Sepakbola Secara Tradisional

Seorang pemain tim nasional Indonesia asal klub Persipura Jayapura, Ricardo Salampessy, saat mengalami cedera lutut parah. Akhirnya dapat disembuhkan dengan metode pijatan dan ramuan tradisional asal Papua

Ricardo bercerita jika selama cedera dirinya secara rutin memijitkan lututnya kepada ahli terapis tradisional dan dioleskan pula ramuan terbuat dari jahe merah asal Papua. Cederanya sembuh dalam 3 bulan, lebih cepat dari pada operasi yang akan memakan waktu selama 6 bulan.

Metode penyembuhan yang dilakukan ahli terapis tradisional untuk setiap jenis cedera bervariasi. Sebagai acuan titik pemijatan terletak pada telapak kaki kemudian bergerak ke bagian lain tubuh yang berhubungan dengan cedera.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai cara penanganan cedera lutut, engkel dan memar.

Cedera lutut
Jika terjadi dislokasi lutut maka langkah awalnya adalah mengembalikan posisi ujung lutut kepada posisi semula. Cedera di bagian lutut, dimulai dengan tahap pemijatan telapak kaki agar peredaran darah mengalir lancar ke jantung. Dilanjutkan dengan memijat daerah sekitar lutut mengarah ke jantung.

Cedera engkel
Cedera engkel ditangani melalui pemijatan telapak kaki, kemudian diurut di bagian engkel secara perlahan sambil diberikan tekanan yang mengarah ke atas. Untuk mengembalikan fungsi kerja otot, persendian digerakkan kearah berbeda.

Cedera memar
Pemijatan berawal dari ujung kaki menuju otot bagian tubuh lain yang masih berhubungan dengan lokasi cedera. Cedera memar tidak boleh dipijat pada bagian yang cedera.

Cara pengobatan tradisional untuk mengobati cedera olahraga sepak bola maupunpenyakit umumnya memang dipengaruhi oleh kebiasaan masyarakat di Indonesia. Keyakinan kuat manfaat pengobatan tradisional sudah dikenal secara turun temurun sebagai bagian dari budaya masyarakat lokal.

Namun harus diingat bahwa memilih ahli terapis tradisional harus selektif dan berhati-hati karena apabila terjadi kesalahan maka akibatnya menjadi fatal yaitu tidak dapat kembali bermain sepak bola atau pensiun.