Penjaga Gawang Terbaik Dunia

Tidak semua penjaga gawang bisa menghalau tendangan bola dengan baik. Namun, tidak sedikit yang ahli dan sering menjalankan sebuah pertandingan tanpa kebobolan. Banyak penjaga gawang dengan kemampuan menghalau bola yang bisa membuat penyerang tim lawan putus asa.

Berikut ada beberapa yang berpredikat sebagai penjaga gawang terbaik:

1. Gordon Banks

Gordon Banks

Ia adalah kiper legendaris milik Inggris. Tindakan heroiknya sebagai seorang kiper terjadi ketika pada Piala Dunia 1970 ia berhasil menghalau tendangan dari Pele. Saat itu, Banks sebenarnya sedang dalam posisi yang tidak nyaman untuk menghalau bola dari Pele, bahkan ketika menembakkan tendangannya, Pele yakin bahwa tendangannya itu akan berbuah gol. Hal tersebut ditandai dengan meneriakkan gol bersamaan saat ia menendang bola.

Lalu, siapa yang menyangka jika nasib Inggris saat itu berada di ibu jari Banks? Ya. Tendangan Pele berhasil ditepis ketika sebagian dari ibu jari Banks berhasil menyenggol bola hingga bola tersebut berhasil terbuang melintasi mistar gawang. Ketika menyentuh bola, Banks sadar, tapi ia tidak menyangka jika sentuhannya itu bisa menyelamatkan gawang. Baru setelah mendengar sorak dari penonton ditambah Bobby Moore yang menghampiri dan memberikan selamat, Banks sadar, ia berhasil membuat Brazil tidak menambah gol.

2. Lev Yashin

Lev Yashin

Kiper terbaik yang pernah ada di dunia ini berasal dari Uni Soviet (Rusia) pada masa itu. Ia adalah Lev Yashin. Namanya, menduduki peringkat pertama sebagai kiper terbaik yang dilakukan oleh Federasi Internasional Statistik dan Sejarah Sepak Bola atau IFFHS.

Kiper ini bukan tanpa alasan ketika dinobatkan sebagai kiper dengan posisi pertama dalam IFFHS. Kemampuannya dalam menghalau bola dengan gerakan-gerakan atletis adalah keunggulan kiper yang satu ini. Selan itu dengan postur tubuh yang besar, ia pasti lebih unggul beradu di udara dengan lawan-lawannya.

Julukan yang diberikan padanya adalah “laba-laba hitam”. Ini taklain karena kemampuan Lev Yashin dalam menghalau tendangan-tendangan. Kemampuannya itu membuat ia seolah memiliki tangan lebih dari dua, seperti laba-laba. Dan sebutan hitam, karena ia lebih suka memilih menggunakan kostum berwarna hitam ketika bertanding. Namanya juga dijadikan sebagai nama penghargaan untuk kiper terbaik.

3. Rinat Dasayev

Rinat Dasayev

Uni Soviet, cukup berkontribusi dalam menyumbangkan kiper-kiper terbaik yang pernah ada. Selesai dengan Lev Yashin, kali ini nama Rinat Dasayev tertoreh dalam sejarah. Namanya moncer ketika pada Euro 1988, Rinat mendampingi tim Uni Soviet melawan Belanda di final. Selama perjalanan Euro, Rinat tidak pernah memungut bola dari gawangnya. Sayang, duo Belanda saat itu, Ruud Gullit dan van Basten berhasil merobohkan pertahanannya.

Ia mendapat julukan sebagai “tirai besi”, julukan ini rasanya cukup untuk menggambarkan penyelamatannya yang sulit ditembus oleh bola lawan. Secara pengakuan, ia adalah kiper kedua terbaik setelah Lev Yashin. Meski demikian, hal tersebut tidak memengaruhi penampilannya dalam mengawal gawang.

4. Oliver Kahn

Oliver Kahn

Anda pendukung pergerakan tim Der Panzer, pasti mengetahui secara persis sepak terjang kiper hebat satu ini, ia adalah Oliver Kahn atau King Kahn. Julukan ini diberikan padanya berdasarkan kemampuannya di lapangan. Ia mengawal pergerakan tim Der Panzer dalam berbagai pertandingan. Euro dan Piala Dunia adalah ajang yang pernah diikutinya.

Selama itu, ia mendapatkan banyak penghargaan berkat kepiawaiannya menjaga gawang milik Timnas Jerman. Ia adalah legenda bagi dunia sepak bola Jerman dan dunia. Ia dalah kiper yang sangat tangguh, berdaya juang tinggi, dan memimpin dengan tegas sebaga kapten Timnas Jerman. Sosoknya yang tinggi besar dengan ekspresi muka yang “menyeramkan”, Oliver Kahn bisa mengintimidasi pemain-pemain lawan yang bersiap memasuki wilayahnya.

5. Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon

Ia adalah sosok penting dari prestasi Italia di Piala Dunia 2006 lalu. Italia menjuarai Piala Dunia 2006 karena selama 453 menit, Buffon berhasil menjaga gawangnya tetap “perawan”. Prestasi-prestasi yang dimiliki Buffon membuat posisinya sebagai kiper tim Azzuri seolah taktergantikan.

Pesona yang dimiliki Buffon adalah salah satu aspek yang harus diwaspada oleh penyerang-penyerang tim lawan. Karena hanya dengan itu, Buffon bisa membuat penyerang lawan tidak berhasil melesakkan tendangannya. Jangan ditanya soal nilai transfer, Buffon masih “laku keras” sekali pun dengan bandrol yang mahal.

BACA JUGA  Brasil Puas Uruguay Tak Diperkuat Luis Suarez

Gibolers! Berikan komentar terbaikmu untuk berita bola ini!