Wilfried Zaha Jelaskan Alasan Pilih Pantai Gading

  • Sepakbola – Wilfried Zaha jelaskan alasan kepada dirinya lebih memilih bergabung tim nasional Pantai Gading dibandingkan The Three Lions.

Wilfried Zaha

Sepakbola – Wilfried Zaha jelaskan alasan kepada dirinya lebih memilih bergabung tim nasional Pantai Gading dibandingkan The Three Lions.

Wilfried Zaha sempat dilanda gundah gulana. Pernyataan yang dikeluarkan oleh grup manajemen yang menaungi Zaha, Active Sports Management tersebut seakan menjawab tanda tanya publik usai Gareth Southgate berkata bahwa dirinya “putus asa untuk membela Inggris” dan “waktu penungguan telah habis bagi Zaha dengan kemudian membela Pantai Gading”.

Kritikan kepada pemain Crystal Palace ini pun datang dari eks timnas Inggris, Danny Mills yang yakin jika Zaha “mengambil opsi termudah” dengan membela Pantai Gading.

Sebelum memutuskan untuk membela Pantai Gading, Desember tahun lalu, bekas manajer Palace, Alan Pardew meminta agar Southgate mencegah hal tersebut karena Zaha merupakan pemain berkualitas/

Tidak terima, pemain kelahiran Abidjan dan pindah ke Inggris pada 1996 itu mengaku memang dari awal ingin membela Pantai Gading.

“Dalam komentar dan berita yang mempertanyakan keinginan atau gairah Wilfried untuk membela Inggris, [kami] merasa penting untuk meluruskannya,” tulis manajemennya.

“Wilfried tidak mengeluarkan tengat waktu atau batas akhir agar bisa masuk ke [timnas] Inggris. Tidak ada ‘batas waktu penungguan’. Pertemuan ‘privat’ dengan Tuan Southgate berjalan sangat ramah.”

“Akan tetapi, faktanya tetap kepada Wilfried yang membuat keputusan untuk membela Pantai Gading sebelum Tuan Southgate ditunjuk untuk menjadi pelatih sementara dan kemudian menjadi manajer permanen Inggris.”

“Ini keputusan pribadi Wilfried dan itu haknya sebagai pemain senior untuk menerima peluang membela negara kelahiran dan warisan keluarganya.”

“Semangat atau gairahnya tidak perlu dipertanyakan ketika membuat keputusan tersebut.”

“Wilfried sangat bangga dengan keluarganya dan sangat bangga bisa membela Pantai Gading, dan terlihat dengan performanya ketika bertanding melawan Rusia.”