Piala Eropa 2012: Gajah dan Babi jadi peramal

18

Jika gurita bernama Paul menjadi fenomena karena kehebatannya meramal pemenang pada Piala Dunia 2010 lalu di Afrika Selatan, maka di Piala Eropa 2012 di Polandia-Ukraina, Juni mendatang, seekor gajah dan seekor babi diberi tugas sebagai peramal. Seekor gajah bernama Citta didapuk oleh panitia di Polandia sebagai peramal pada perhelatan sepakbola empat tahunan itu nanti. Citta […]

Jika gurita bernama Paul menjadi fenomena karena kehebatannya meramal pemenang pada Piala Dunia 2010 lalu di Afrika Selatan, maka di Piala Eropa 2012 di Polandia-Ukraina, Juni mendatang, seekor gajah dan seekor babi diberi tugas sebagai peramal.

Seekor gajah bernama Citta didapuk oleh panitia di Polandia sebagai peramal pada perhelatan sepakbola empat tahunan itu nanti. Citta yang menghuni kebun binatang Krakow, Polandia, adalah gajah betina dan kini berusia 33 tahun. Ia menyisihkan beberapa binatang peramal lainnya seperti keledai, burung kakak tua, dan gajah lain, setelah ia berhasil menebak Chelsea sebagai juara Liga Champions 2011-2012.

Sementara panitia di Ukraina memilih seekor babi sebagai peramal. Babi yang diberi nama Psychic itu konon suka minum bir dan mengemil kentang goreng saat menonton televisi.

Cara mereka meramal pemenang pertandingan nanti kurang lebih metodenya sama dengan apa yang dipakai Paul si gurita pada Piala Dunia 2010 lalu. Mereka akan memilih makanan yang ditempatkan di atas dua piring yang sudah ditempeli bendera negara peserta pertandingan.

 

sumber: mediaindonesia.com/read/2012/05/23/321506/150/4/Gajah-dan-Babi-akan-Ramalkan-Pemenang-Piala-Eropa