Prediksi Ghana vs AS: Relasi Benci Tapi Rindu

7

Jam 5 pagi besok akan berlangsung laga Ghana vs Amerika Serikat. Keduanya merupakan ‘kekasih lama’, dan pertemuan ini akan sangat ditunggu-tunggu, seperti ungkapan “benci tapi rindu,” khususnya oleh pihak Amerika yang ingin membalaskan dendam lama. Di dua laga Piala Dunia sebelum ini, Ghana berhasil menyingkirkan lawannya itu. Keduanya dengan skor sama, 2-1. Kemenangan pertama terjadi di penyisihan […]

Prediksi Ghana vs AS: Relasi Benci Tapi Rindu - berita Internasional Piala Dunia

Jam 5 pagi besok akan berlangsung laga Ghana vs Amerika Serikat. Keduanya merupakan ‘kekasih lama’, dan pertemuan ini akan sangat ditunggu-tunggu, seperti ungkapan “benci tapi rindu,” khususnya oleh pihak Amerika yang ingin membalaskan dendam lama.

Di dua laga Piala Dunia sebelum ini, Ghana berhasil menyingkirkan lawannya itu. Keduanya dengan skor sama, 2-1. Kemenangan pertama terjadi di penyisihan grup di turnamen tahun 2006. Sedangkan di tahun 2010, Ghana mempermalukan Amerika di masa extra time babak 16 Besar.

Tidak heran jika pasukan Amerika mendambakan laga ini sejak lama, untuk membuktikan bahwa mereka lebih superior. Dan kesempatan itu datang esokpagi WIB.

Sekedar catatan. Tahun 2010 itu Ghana gagal menjadi tim Afrika pertama yang berhasil melaju ke semifinal, kalah dari Uruguay dalam adu penalti, sesudah insiden yang terkenal, ‘tangan Tuhan’ Luis Suarez menghalangi bola jelang masuk ke gawang Ghana. Di hukuman penalti setelah insiden tadi, Asamoah Gyan gagal menyelesaikannya dengan baik, melayang di atas mistar.

Dalam seluruh sejarah Piala Dunia sebelumnya, khususnya sejak tahun 1990 hingga kini, Amerika tidak pernah melaju lebih lanjut daripada perempatfinal tahun 2002. Sisanya gagal di penyisihan grup atau di babak 16 Besar.

“Secara statistik, sebuah tim memiliki kemungkinan lebih besar untuk lolos jika mendapatkan satu poin atau tiga poin dari laga perdana,” kata gelandang AS, Michael Bradley, “Jadi bukan rahasia lagi bahwa fokus kami saat ini adalah tentang Ghana, dan memastikan bahwa kami melakukan segala yang kami bisa.”

“Sehingga pada tanggal 16 Juni, saat kami memasuki lapangan, kami siap untuk berlaga sampai mati, karena tahu bahwa hasil yang baik akan menempatkan kami di tempat yang benar-benar baik.”

Menurut statistik, sejak Piala Dunia menggunakan format 32 tim pada tahun 1998, 85% dari tim yang menang di laga perdana mereka akan lolos dari penyisihan grup. Angka itu turun menjadi 58% untuk tim yang hanya draw di pertandingan pertama mereka, dan merosot jadi cuma 9% untuk mereka yang kalah.

Kualitas lawan hanya akan menjadi lebih sulit bagi AS seturut waktu. Setelah bermain melawan peringat 37 Ghana, AS akan menghadapi ranking nomor 4, Portugal dan menutup putaran pertama melawan peringkat kedua dunia, Jerman.

“Jika kita bisa mendapatkan kemenangan (vs Ghana), maka kita bisa kembali memusatkan perhatian untuk Portugal,” ujar kiper Tim Howard. “Tak ada gunanya risau memikirkan hal lain di luar pertandingan pertama. Penting bahwa kita bisa mendapatkan tiga poin di kantong (dari laga pertama).”