Prediksi Piala Dunia, Jerman vs Ghana, 22 Juni 2014

  Jerman berusaha agar tidak kesandung lagi seperti di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Waktu itu Jerman juga menang besar di laga perdana, dengan skor yang juga sama, 4-0, melawan Australia. Tapi Der Panzer lalu terpelecok di laga kedua, kalah 0-1 vs Serbia, sebelum menang 1-0 melawan Ghana di laga terakhir grup yang meloloskan mereka ke 16 […]

Internasional Liga Jerman Piala Dunia  - Prediksi Piala Dunia, Jerman vs Ghana, 22 Juni 2014

 

Jerman berusaha agar tidak kesandung lagi seperti di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Waktu itu Jerman juga menang besar di laga perdana, dengan skor yang juga sama, 4-0, melawan Australia. Tapi Der Panzer lalu terpelecok di laga kedua, kalah 0-1 vs Serbia, sebelum menang 1-0 melawan Ghana di laga terakhir grup yang meloloskan mereka ke 16 Besar.

Terpeleset karena tinggi hati dan merasa diri sebagai tim besar, itulah yang coba dihindari oleh timnas Jerman saat ini.

“(Kekalahan) Laga kedua seperti empat tahun silam adalah peringatan,” kata bek Per Mertesacker. “Kami memulai dengan amat baik, kemudian kalah. Kami harus menjalani laga kedua kami dengan serius.”

Ghana kalah 1-2 vs Amerika Serikat dan tidak boleh kalah lagi jika tidak mau tersingkir. Empat tahun lalu di Afrika Selatan mereka berhasil maju ke 16 Besar di bawah Jerman.

Thomas Müller dkk akan memastikan tempat teratas Grup G jika berhasil menjungkirkan Ghana.

Dibandingkan laga perdana, ada satu kekurangan serius dari tim Jerman, yakni kemungkinan absennya bek tengah Mats Hummels karena cedera. Ia tidak ikut serta dalam latihan bersama tim hari Kamis dan keputusan soal turun-tidaknya Hummels akan diputuskan sesaat sebelum laga dimulai.

Laga Jerman vs Ghana juga akan mempertemukan kembali dua bersaudara Boateng yang pisah kewarganegaraan: Jerome dan Kevin-Prince.

“Ghana itu main fisik. Mereka berusaha mengalahkan Anda, mereka berusaha menonjol,” kata Mertesacker. “Mereka adalah tim yang sangat berbahaya dan kami harus lebih cerdik, terutama di hawa sepanas ini. Kami harus memainkan taktik bertahan yang bagus.”

Kubu Ghana membantah adanya pemberontakan oleh para pemain terhadap pelatih Kwesi Appiah, menyusul kekalahan 1-2 dari Amerika Serikat beberapa hari lalu. Kevin-Prince Boateng, yang main untuk klub Schalke di Jerman, disebut-sebut merasa kurang senang dengan taktik yang diterapkan Appiah. Juga ada isu menyangkut keputusan untuk mencadangkan pemain AC Milan, Michael Essien.

Dari semua tim Afrika, hanya Pantai Gading yang berhasil memenangkan laga perdana mereka. Nigeria draw 0-0 vs iran. Sementara Kamerun, Ghana, dan Aljazair kalah. Kamerun kalah lagi 0-4 vs Kroasia di laga kedua mereka, dan sudah bisa dipastikan tersingkir.

Dengan strategi yang sama, plus kehati-hatian mengingat peristiwa empat tahun silam, kemungkinan Jerman bisa menaklukkan Ghana.

Sepakbola.cc