Presiden Porto Menyesal Beli Iker Casillas

Presiden FC Porto, Pinto Costa, dikabarkan menyesal atas keputusan klubnya merekrut kiper vateran Spanyol, Iker Casillas. Dia menilai penampilan mantan penjaga gawang Real Madrid tersebut jauh dari eskpektasi klub raksasa Portugal itu.

 

Presiden FC Porto, Pinto Costa, dikabarkan menyesal atas keputusan klubnya merekrut kiper vateran Spanyol, Iker Casillas. Dia menilai penampilan mantan penjaga gawang Real Madrid tersebut jauh dari eskpektasi klub raksasa Portugal itu.

Port0 memboyong Casillas dari Santiago Bernabeu pada Juli 2015 silam. Ia mengakhiri perjalanan karirnya yang sudah berlangsung selama lebih dari sembilan belas tahun di klub ibu kota Spanyol. Dia dikontrak selama dua musim dengan gaji sebesar 2,5 juta euro atau setara Rp 35 miliar per musim.

Setelah hampir semusim merumput di FC Porto, sang presiden klub mulai menunjukkan penyesalannya atas pembelian kiper berusia 34 tahun tersebut. Yang membuat Pinto Costa menyesal adalah bukan cuma penampilan Casillas jauh di bawah harapan, tapi juga gaji tinggi si pemain yang menjadi beban klub.

“Iker tidak bermain sesuai dengan ekspektasi kami, dan ia lebih sering membuat kami kalah, di liga, dan juga tersingkir terlalu dini di Liga Champions,” kata Pinto Costa kepada¬†El Confidencial

“Gajinya juga terlalu tinggi untuk klub. Jika ia nantinya memang pergi ke Amerika Serikat, karena mereka mengatakan bahwa New York City menginginkan dirinya, itu akan jadi transfer terbaik yang kami lakukan.”

“Pembelian Casillas benar-benar kacau balau. Casillas ditawarkan oleh agennya, yang meyakinkan kami bahwa ia masih ingin terus bermain di level tertinggi dan datang ke Porto sebagai kiper nomor satu, jika kami tertarik,” tambah sang presiden.

Sebenarnya perekrutan Casillas oleh Porto dengan gaji selangit sempat dikecam oleh mantan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. Dia menilai Porto melakukan kesalahan dengan memberikan gaji yang sangat menakjubkan kepada Casillas.

“Saat ini, kegiatan di bursa transfer meningkat. Saya harus melihat hal yang terjadi di negara saya sendiri (Portugal),” ujar Mourinho tak lama setelah Porto memboyong Casillas tahun lalu seperti diberitakan Marca

“Saya tidak percaya Porto memberikan Casillas gaji yang sangat luar biasa. Ini semacam belanja pemain yang melanggar semua aturan,” tegas pelatih yang pernah sukses membawa Porto menjuarai Liga Champions 2004 lalu itu.

Sepakbola.cc