Presiden PSG Hadapi Tuntutan Pidana Soal Piala Dunia

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi menghadapi proses pidana tekait pemberian hak penyiaran Piala Dunia.

Nasser Al-Khelaifi

Pengadilan Swiss telah membuka penyelidikan korupsi terhadap Nasser Al-Khelaifi, pengusaha Qatar dan chief executive Paris Saint-Germain, dan mantan sekretaris jenderal FIFA, Jerome Valcke.

Al-Khelaifi adalah anggota kunci dari panitia penyelenggara Piala Dunia FIFA di Qatar dan dijelaskan oleh surat kabar Prancis L’Equipe sebagai “orang paling berkuasa di sepak bola Prancis”.

Kantor Kejaksaan Agung Swiss (OAG) mengatakan pada hari Kamis (12/100: “Diduga bahwa Jerome Valcke menerima keuntungan yang tidak semestinya dari seorang pengusaha di sektor hak olahraga sehubungan dengan pemberian hak media untuk negara-negara tertentu di Piala Dunia FIFA pada tahun 2018, 2022, 2026 dan 2030 dan dari Nasser Al-Khelaifi sehubungan dengan pemberian hak media untuk negara-negara tertentu di Piala Dunia FIFA pada tahun 2026 dan 2030.”

Kantor Paris BeIN Sports digeledah pada hari Kamis sebagai bagian dari penyelidikan kriminal terhadap Valcke dan Al-Khelaifi, kata pihak berwenang Prancis.

Kantor kejaksaan Prancis mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Kamis yang mengatakan bahwa dua perwakilannya, bersama dengan pejabat Prancis lainnya yang menangani masalah anti-korupsi dan penghindaran pajak, telah melakukan pencarian.

Ia menambahkan bahwa operasi tersebut telah dilakukan bersamaan dengan badan EuroJust, sebuah badan Uni Eropa untuk kerja sama dalam masalah kriminal, dan pihak berwenang Swiss.

Profil Al Khelaifi telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir saat PSG mengejar dan memastikan transfer rekor dunia pemain depan Brazil Neymar dari Barcelona dengan harga Rp 3,5 triliun.

Kasus tersebut berasal dari penyelidikan yang lebih luas terhadap bisnis FIFA yang melihat proses peradilan terbuka terhadap Valcke pada Maret 2016. Valcke adalah sekretaris jenderal FIFA di bawah presiden Sepp Blatter dari tahun 2007 sampai dia dipecat pada bulan Januari 2016.

Sepakbola.cc