Ronaldo ejek tim Spanyol yang mengeluh dirugikan sedikitnya hari istirahat

8

Bintang Portugal Cristiano Ronaldo bersumpah akan mengalahkan tim Matador di laga semifinal Kamis dinihari WIB besok. Jika berhasil maka ini merupakan kali kedua Portugal maju ke final Euro dalam 8 tahun. Terakhir kali masuk final tahun 2004, tim tuan rumah kalah dari underdog Yunani. Waktu itu Ronaldo sampai menangis di bangku cadangan karena merasa sakit […]

Ronaldo ejek tim Spanyol yang mengeluh dirugikan sedikitnya hari istirahat - berita Internasional Liga Europa Liga Spanyol

Bintang Portugal Cristiano Ronaldo bersumpah akan mengalahkan tim Matador di laga semifinal Kamis dinihari WIB besok. Jika berhasil maka ini merupakan kali kedua Portugal maju ke final Euro dalam 8 tahun. Terakhir kali masuk final tahun 2004, tim tuan rumah kalah dari underdog Yunani. Waktu itu Ronaldo sampai menangis di bangku cadangan karena merasa sakit hati kalah di kandang sendiri.

Ronaldo juga mengejek tim Spanyol setelah sang pelatih Vicente Del Bosque mengeluh para pemainnya hanya punya istirahat 3 hari saja usai menyelesaikan laga perempatfinal vs Prancis Sabtu lalu. Sementara Portugal punya waktu istirahat 5 hari.

“Tiga hari istirahat itu sudah lebih dari cukup. Orang-orang Spanyol itu mengaku, waktu istirahat lebih sedikit 2 hari (dibandingkan Portugal) adalah sebuah kerugian, tapi sebagai pemain profesional, saya percaya soal jumlah hari bukan masalah penting benar,” tegas Ronaldo.

Laga perempatfinal Ceko-Portugal yang berakhir 0-1 berlangsung 21 Juni lalu, sementara Spanyol-Prancis yang berakhir 2-0 usai 23 Juni. Ronaldo dkk punya waktu istirahat 5 hari, Alonso dkk hanya 3 hari saja.

Ronaldo yakin tim Portugal yang tidak difavoritkan sejak dari penyisihan grup akan maju ke final dan mengalahkan favorit lainnya, siapa pun itu. Sama seperti 8 tahun silam Yunani yang tidak difavoritkan mengalahkan tuan rumah Portugal di final Euro 2004.

“Saya tidak merasa tertekan berlaga vs Spanyol. Pertandingan seperti ini adalah bagian dari hidupku. Saya sudah menghabiskan 10 tahun terakhir bermain seperti ini untuk klub dan negaraku, dan sudah terbiasa.”

“Saya merasa bertanggung jawab, ya. Tapi merasa tertekan, tidak. Sangat indah jika Portugal bisa menggapai final lagi. Memang sulit tapi hanya satu langkah lagi saja.”