Rusia dan Ukraina Akan Pisah Grup Pada Piala Dunia 2018

Rusia dan Ukraina akan dimasukkan ke dua grup yang berbeda di putaran final Piala Dunia 2018, jika Ukraina lolos dan jika hubungan kedua negara tidak membaik, demikian penegasan Presiden FIFA Sepp Blatter, Selasa. “Anda dapat yakin tentang hal ini,” kata kepala sepakbola dunia itu ketika ditanya apakah kedua tim akan dipisahkan, mengingat iklim politik yang buruk saat ini […]

Internasional Piala Dunia  - Rusia dan Ukraina Akan Pisah Grup Pada Piala Dunia 2018

Rusia dan Ukraina akan dimasukkan ke dua grup yang berbeda di putaran final Piala Dunia 2018, jika Ukraina lolos dan jika hubungan kedua negara tidak membaik, demikian penegasan Presiden FIFA Sepp Blatter, Selasa.

“Anda dapat yakin tentang hal ini,” kata kepala sepakbola dunia itu ketika ditanya apakah kedua tim akan dipisahkan, mengingat iklim politik yang buruk saat ini dengan Kiev menuduh Moskow mendukung gerakan separatis Rusia di bagian timur Ukraina.

Blatter, yang sedang dalam kunjungan ke Moskow untuk menyaksikan pembukaan resmi lambang Piala Dunia Rusia, mengatakan situasi politik di seluruh dunia seharusnya tidak berdampak pada olahraga.

Ada seruan dari sebagian anggota FIFA, terutama Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Eropa Baratnya yang tidak menyukai gerakan politik Rusia di Ukraina, untuk memindahkan lokasi turnamen 2018 ke negara lain.

“Boikot tidak pernah mencapai tujuan apa pun dan tidak memiliki efek positif. FIFA sepenuhnya mendukung Piala Dunia di Rusia,” kata Blatter yang tahun ini sudah mencapai usia 78 tahun.

“Ketika kami menerima surat dari Amerika Utara, kami menjawab bahwa ini adalah sepakbola. Kami percaya pada negara (Rusia) dan pemerintah mereka.”

“Media massa harus membantu kami dengan ini. Kami telah mengalami hal-hal seperti ini di masa lalu di Olimpiade Sochi. Namun, selama dan setelah game (musim dingin itu) tidak ada satu kata buruk pun yang ditulis tentang kejadian tersebut.”

“Rusia adalah negara terbesar di dunia. Kau tahu, Rusia berada di fokus pers dunia. Sepakbola tidak hanya bisa menyatukan Rusia, tetapi juga dapat menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa itu lebih kuat daripada gerakan protes,” katanya.

Blatter mengatakan dia senang dengan persiapan Rusia untuk turnamen ini.

“Dibandingkan dengan persiapan Brasil untuk Piala Dunia 2014, Rusia jauh di depan mereka dengan sisa empat tahun lagi.”

Ia mengatakan perebutan tempat ketiga akan tetap dilakukan meskipun ada seruan dari berbagai tim untuk mencoret laga itu.

“Kami tidak akan menyingkirkan itu. Ini sangat penting. Jika tidak ada perebutan tempat ketiga maka presiden UEFA Michel Platini tidak akan pernah membawa pulang medali perunggu. Perebutan tempat ketiga selalu merupakan pertarungan yang bagus,” kata pria asal Swiss itu.

Tanggal turnamen yang tepat akan dikonfirmasikan paling lambat awal tahun 2015. Saat ini, Piala Dunia Rusia diharapkan akan dilakukan 8 Juni – 8 Juli 2018.

“Saat ini, kami sedang menyelesaikan pekerjaan kami pada penjadwalan turnamen. Saya pikir dalam beberapa minggu ke depan, pertanyaannya bisa dijawab,” kata sekretaris jenderal FIFA Jerome Valcke, yang terbang ke ibukota Rusia bersama dengan Blatter.

“Mungkin tanggal akan menjadi jelas pada bulan November ketika FIFA akan bertemu dengan panitia lokal di Sochi. Tanggal termutakhir akan disampaikan saat kita mengambil keputusan awal tahun depan.”