Semprotan Busa Wasit Itu Ternyata Berbahaya Untuk Kesehatan

11

Foam spray atau semprotan yang digunakan wasit di lapangan hijau itu ternyata mengandung parabens yang berbahaya untuk kesehatan. Semprotan yang digunakan dan dipopulerkan di ajang Piala Dunia di Brasil itu mengandung parabens yang dicurigai sebagai ”hormon aktif” oleh lembaga inspeksi teknis Jerman (TUEV), Jumat. Badan ini membuat inspeksi keselamatan produk mulai dari lift sampai mainan anak-anak. […]

Semprotan Busa Wasit Itu Ternyata Berbahaya Untuk Kesehatan - berita Internasional Liga Jerman
Foam spray atau semprotan yang digunakan wasit di lapangan hijau itu ternyata mengandung parabens yang berbahaya untuk kesehatan.

Semprotan yang digunakan dan dipopulerkan di ajang Piala Dunia di Brasil itu mengandung parabens yang dicurigai sebagai ”hormon aktif” oleh lembaga inspeksi teknis Jerman (TUEV), Jumat.

Badan ini membuat inspeksi keselamatan produk mulai dari lift sampai mainan anak-anak.

Parabens sering digunakan sebagai pengawet dalam kosmetik.

”Dalam bentuknya yang sekarang ini, produk ini tidak dapat digunakan di Jerman dan Uni Eropa,” kata juru bicara TUEV Ralf Diekmann.

Namun federasi sepakbola Jerman mengatakan tidak pernah menyadari ada studi yang dilakukan oleh surat kabar paling laris di Jerman.

“Apapun itu, kami telah melakukan kontak selama berminggu-minggu dengan pemasok lain untuk mencari alternatif bagi impor mahal dari Argentina,” kata Lutz Michael Froehlich, kepala departemen wasit dari federasi sepakbola Jerman.

”Kami yakin kami akan menemukan solusi yang tidak akan merusak,” Froehlich menambahkan, sembari menunjukkan bahwa wasit federasi disponsori oleh lembaga inspeksi lain.

Semprotan itu, yang digunakan oleh beberapa liga Eropa, dijadwalkan akan diperkenalkan di Bundesliga pada pertengahan Oktober.

TUEV mengatakan, kemasan semprotan tidak menyebutkan bahwa zat itu sangat mudah terbakar. Juga, tidak ada teks kemasan dalam bahasa Jerman. Lembaga itu juga menyatakan keberatannya terhadap pelabelan dan efeknyat terhadap gas rumah kaca.

“Parabens” adalah istilah untuk sekelompok pengawet yang digunakan dalam produk kecantikan utama.

Pada tahun 2004, Dr Philippa Darbre, seorang ilmuwan peneliti di University of Reading di Inggris, menerbitkan sebuah studi kecil  yang menunjukkan konsentrasi tinggi parabens pada tumor payudara manusia.

“Itulah kali pertama orang terkejut karena itu adalah pertama kalinya ada parabens utuh yang pernah diukur dalam tubuh manusia,” kata Dr Darbre. Dan sementara studi ini tidak menunjukkan bahwa bahan kimia itu menyebabkan kanker, namun itu terdengar sebagai peringatan serius.

Mengapa? Paraben, yang mencegah bakteri berkembang dalam produk kosmetik, dapat meniru atau mengganggu estrogen dalam tubuh manusia, dan paparan estrogen merupakan salah satu pengaruh utama pada perkembangan kanker payudara.

Sejak itu, beberapa penelitian telah mendeteksi dan melaporkan parabens dalam urin manusia dan jaringan tubuh manusia. Sebagai tanggapan, banyak perusahaan kecantikan telah menghapus parabens dari daftar bahan, meskipun mereka masih digunakan dalam banyak produk utama.