Sit up ternyata berbahaya untuk tulang belakang!

247

Ada banyak cerita kurang menyenangkan di sekitar olahraga. Mana yang benar, mana yang salah?. Kalau kita berhenti olahraga, otot bisa berubah jadi lemak. Benar? Salah besar. Otot dan lemak itu adalah dua jenis lapisan kulit yang berbeda. Keduanya tidak bisa bertukar peran segampang itu. Otot ya otot, dan lemak senantiasa menjadi lemak. Yang terjadi sesungguhnya […]

Internasional  - Sit up ternyata berbahaya untuk tulang belakang!

Ada banyak cerita kurang menyenangkan di sekitar olahraga. Mana yang benar, mana yang salah?.

Kalau kita berhenti olahraga, otot bisa berubah jadi lemak. Benar?
Salah besar. Otot dan lemak itu adalah dua jenis lapisan kulit yang berbeda. Keduanya tidak bisa bertukar peran segampang itu. Otot ya otot, dan lemak senantiasa menjadi lemak.

Yang terjadi sesungguhnya adalah begini: Begitu kita berhenti olahraga dalam jangka waktu tertentu maka jumlah, berat, dan volume otot akan berkurang. Jika otot berkurang, dan kemudian ditambah dengan berkurangnya aktifitas fisik, maka yang tingkat metabolisme tubuh akan menurun. Artinya, kemampuan mengeluarkan sisa energi dari tubuh juga menjadi berkurang.

Karena disimpan dalam tubuh dan tidak lagi dibakar sebagaimana biasanya maka terjadilah penambahan berat tubuh dan lemak. Jadi, tidak ada otot yang berubah jadi lemak. Olahraga membantu tubuh membakar sisa energi yang bertimbun dalam tubuh akibat makan banyak dan minum minuman serba manis. Berhenti olahraga menyebabkan tidak ada pembuangan energi lagi. Sisa energi itulah yang berubah jadi lemak yang menggelambir di lengan, di paha, dan di perut. Hiii!

Rajin sit up bikin six pack. Betul?
Salah lagi. Mau sit up lima jam sehari juga gak bakalan six pack sepanjang masih ada lemak menutupi lapisan otot di bagian depan perut. Langkah pertama musti menghilangkan lapisan lemak dulu, baru bisa punya cita-cita six pack. Dan untuk itu harus olahraga beban dan kardio seperti lari atau bersepeda yang terbuki membakar koleksi lemak dalam tubuh secara cepat dan efektif.

Penumpukan dan penghilangan lemak bekerja dengan prinsip first-in last-out. Artinya, lemak yang tertumpuk pertama kalinya saat kita menjadi gemuk, yakni di perut bagi lelaki dan paha serta pinggang bagi wanita, juga akan menjadi yang terakhir hilang saat olahraga. Jadi, dengan kata lain tidak bisa olahraga dengan tujuan spesifik perut.

Sit up dengan kaki lurus berbahaya untuk tulang belakang. Benarkah?
Ya, benar. Sit up sebaiknya tidak dilakukan dengan kaki lurus. Gerakan itu kan membuat tulang belakang bagian bawah berada dalam kondisi tegang. Jika dilakukan dalam jangka panjang dan terus menerus akan menimbulkan rasa nyeri di ruasruas tulang punggung bagian bawah. Sit up sebaiknya dilakukan dengan kaki ditekuk agar mengurangi beban tulang punggung bagian bawah.

Agar tetap fit kita harus olahraga tiap hari. Betul?
Hampir benar, tapi tidak perlu tiap hari. Beri jeda setidaknya 1 hari. Tubuh membutuhkan pemulihan dan perbaikan selsel otot yang dipakai olahraga. Jadi sebaiknya jangan olahraga tiap hari.

Kebanyakan kekuatan dan kebugaran tubuh didapatkan bukan saat olahraga, tapi saat tidur, kala selsel tubuh berganti dengan yang baru. Jadi kalau pun Anda merasa tetap harus olahraga tiap hari, jangan gunakan otot yang sama. Misalnya kemarin angkat berat dengan kedua lengan, besok ganti kedua kaki.

Begitu juga dengan olahraga kardio, yang memacu jantung. Hari ini lari, besok berenang, lusa boleh lari kembali. Jadi, beri kesempatan otot di lokasi yang sama berisitirahat setidaknya 1 hari jeda.