Spanyol Tidak Ingin Bergantung Kepada Isco Seorang

Julen Lopetegui yakin tim nasional Spanyol masih sama kuatnya meski Isco absen bermain di laga persahabatan melawan Rusia nanti.

Pelatih Julen Lopetegui mengakui banyaknya pemain berkualitas di skuad tim nasional Spanyol sehingga tidak merasa kehilangan Isco.

Gelandang Real Madrid itu sukses tampil gemilang di skuad Zinedine Zidane dalam dua musim terakhir sehingga membuat James Rodriguez tersingkir dari pertama dan akhirnya dipinjamkan ke Bayern Munchen.

Performa apik itu berhasil ia pertahankan hingga ke level timnas. Isco mencatatkan lima gol dari delapan pertandingan La Roja tahun ini.

Tidak heran jika mantan pemain Malaga itu diyakini menjadi salah satu pemain inti dalam skud Lopetegui untuk berlaga di Rusia nanti.

Sayangnya jelang pertandingan persahabatan versus Rusia, Rabu (15/11) dini hari WIB nanti, ia tidak bisa bermain karena cedera.

Menurut Julen Lopetegui, Spanyol tidak tergantung kepada Isco seorang sebab masih ada banyak pemain berkualitas yang sanggup membuktikan diri.

“Isco seorang pemain yang diakui sedang dalam performa bagus,” ujar Lopetegui pada konferensi pers sebelum laga.

“Tapi kami selalu berbicara soal berfungsi secara kolektif, yang memberikan keuntungan secara individual.”

“Bagi kami, semua pemain adalah bagian dari tim inti. Kami melihat semuanya dengan cara yang sama.”

“Saya yakin sebuah tim yang bagus akan muncul. Dengan atau tanpa Isco, Spanyol akan menjadi tim yang hebat.”

Meski Rusia lolos ke Piala Dunia sebagai tuan rumah, namun Julen Lopetegui tidak ingin meremehkan.

“Rusia, selain menjadi tuan rumah, mereka tim yang sempurna,” tambahnya.

“Dengan anggapan mereka tidak bermain di laga ofisial (penyisihan), setiap pertandingan persahabatan bisa dianggap sebagai laga demikian (kompetitif). Mereka akan memaksa kami hingga batas terakhir untuk bisa meraih kemenangan.”

“Secara sejarah mereka selalu mempunyai banyak pemain hebat dan tim ini memiliki pemain-pemain baik secara teknis dan fisik.”

“Jika mereka (para pemain timnasnya) tidak meninggalkan Rusia, itu karena liga mereka kuat dan secara ekonomi perkasa.”

Sepakbola.cc