Sudah 20 Tahun Orang Ini Jadi Fans Bola Brasil Paling Terkenal

Janji yang pernah terucap dari mulut, harus ditepati, kan? Dalam sebuah negara yang penuh dengan kaum fanatik sepakbola, pengacara 57 tahun Nelson Paviotti kelihatan seperti orang sakit jiwa. Selama 20 tahun terakhir, ia hanya mengenakan pakaian warna kuning, hijau, biru dan putih, warna-warna khas tim nasional sepakbola Brasil. Dan ada alasan khusus untuk mengenakan pakaian itu. Dia […]

Internasional Piala Dunia  - Sudah 20 Tahun Orang Ini Jadi Fans Bola Brasil Paling Terkenal
Janji yang pernah terucap dari mulut, harus ditepati, kan?

Dalam sebuah negara yang penuh dengan kaum fanatik sepakbola, pengacara 57 tahun Nelson Paviotti kelihatan seperti orang sakit jiwa. Selama 20 tahun terakhir, ia hanya mengenakan pakaian warna kuning, hijau, biru dan putih, warna-warna khas tim nasional sepakbola Brasil.

Dan ada alasan khusus untuk mengenakan pakaian itu. Dia telah berjanji akan mengenakan warna-warna mereka jika tim sepakbola Brasil memenangkan Piala Dunia pada tahun 1994 di Amerika Serikat. Timnas Brasil menepati janjinya, dan begitu pula Nelson.

Internasional Piala Dunia  - Sudah 20 Tahun Orang Ini Jadi Fans Bola Brasil Paling Terkenal

Sudah 20 tahun orang ini jadi fans bola Brasil paling terkenal. Nelson pergi bekerja setiap hari dengan hanya mengenakan jas warna kuning pisang, kemeja hijau tua, celana kuning, dan topi biru cerah. Tapi dia tidak hanya berhenti di pakaian. Nelson telah mengubah segala sesuatunya. Kantornya dihiasi dengan warna dinding kuning,  lemari arsip biru dan putih, dan meja biru (dengan screensavernya logo tim). Jam, kursi, telepon dan stereo berwarna hijau, kuning, biru atau putih dan begitu juga map-map yang berisi dokumen-dokumen kliennya.

Dekorasi kantor terdiri dari gitar hijau-kuning, tas wanita berbentuk bola, cangkir dan mug berlogo lambang negara, dan gantungan kunci, bendera dan poster dengan nama-nama pemain tim.

Internasional Piala Dunia  - Sudah 20 Tahun Orang Ini Jadi Fans Bola Brasil Paling Terkenal

Apa komentar kamu? Gilabola sejati atau sakit jiwa?