Swiss Permalukan Ekuador 2-1

8

Swiss berhasil mengatasi perlawanan ketat Ekuador dengan sebuah gol dramatis di menit terakhir. Skor akhir 2-1. Gol menit terakhir itu sebenarnya berasal dari sebuah penyelamatan gemilang di kotak penalti Swiss oleh Valon Behrami. Bola lalu dibawa Behrami berlari solo ke depan, secepat kereta ekspres, dan setelah dioper satu, dua, dan tiga kali, bola disambut Haris Seferovic yang […]

Swiss Permalukan Ekuador 2-1 - berita Internasional Piala Dunia

Swiss berhasil mengatasi perlawanan ketat Ekuador dengan sebuah gol dramatis di menit terakhir. Skor akhir 2-1.

Gol menit terakhir itu sebenarnya berasal dari sebuah penyelamatan gemilang di kotak penalti Swiss oleh Valon Behrami.

Bola lalu dibawa Behrami berlari solo ke depan, secepat kereta ekspres, dan setelah dioper satu, dua, dan tiga kali, bola disambut Haris Seferovic yang menjebloskan ke gawang Ekuador, 2-1.

Di awal laga tidak banyak serangan yang berhasil memasuki kotak penalti. Kedua tim bertukar arus serangan tapi terhenti sedikit di luar daerah berbahaya.

Gol di menit 22  adalah hasil dari tendangan bebas di sisi kiri lapangan Ekuador. Umpan bagus ditujukan ke Enner Valencia yang berdiri bebas di antara gerombolan pemain Swiss, beberapa meter jauhnya. Disundul dan goool! Walter Ayovi harus dihargai karena skillnya memberi umpan akurat.

Kesalahan tim Swiss adalah membiarkan tiga pemain Ekuador berdiri di antara tiang jauh dan tiang dekat, seperti terlihat dari foto di atas. Sementara mereka sendiri bergerombol terlalu banyak di tiang jauh dan terlalu banyak di tiang dekat.

Gol ini termasuk mengagetkan karena ujung tombak Ekuador termasuk tumpul, hanya 5 gol saat main tandang selama kualifikasi.

Menit ke-33 satu sundulan dari pemain Swiss masih jatuh tepat di pelukan kiper Alexander Dominguez

Satu handball di menit 34 diabaikan wasit.

Menit 35, kembali satu tembakan keras dari Granit Xhaka bisa ditepis keluar, hanya berujung sepak pojok.

Menit 36 tendangan pojok diselamatkan kiper yang main bagus malam ini.

Swiss tampak sekali berusaha keras sesegera mungkin menyamakan kedudukan.

Menit 40, tendangan bebas di sisi kanan Swiss hanya off target.

Menit 43 Montero mencoba menusuk masuk tapi terhalang barisan tembok pemain Swiss. Semenit kemudian ia mencoba lagi dan gagal di luar kotak penalti.

Menit 44 Ekuador mencoba meminta penalti akibat seorang pemain terjatuh di daerah berbahaya lawan, tapi wasit mengabaikan.

Statistik Akhir Babak Pertama:
Tembakan ke gawang: 4-1 untuk Swiss
Tembakan meleset dari gawang: 5-1 untuk Swiss
Ball possession (%): 61-39 untuk Swiss
Sepak pojok: 7-3 untuk Swiss
Offsides: 0-2 untuk Ekuador
Pelanggaran: 5-9 terbanyak untuk Ekuador

Menit 48 akhirnya pemain pengganti Admir Mehmedi yang baru masuk selama 2 menit mencetak gol dengan kepalanya, membelokkan sebuah umpan pojok. Kedua gol bercirikan sama. Bahkan dari sepak pojok yang sama karena sudah bertukar tempat, dan dibelokkan dengan sundulan. Masuk! Itu sudut keberuntungan, namanya. Ayo, coba lagi.

Paredes kena kartu kuning menit 52 karena kaki terlalu melebar saat mencegat bola.

Menit 53 sebuah serangan balik Swiss seharusnya bisa menghasilkan gol. Tapi salah tembak di saat terakhir. Sia-sia.

Menit 65 satu tembakan mendarat yang berbahaya masih bisa diblok oleh lutut cantik si kiper Diego Benaglio.

Menit 66 suasana makin panas. Sorak sorai kedua kubu fans memenuhi stadion.

Menit 69 gol Josip Drmic dibatalkan Swiss wasit karena offside. Replay memperlihatkan itu onside, bukan offside, karena sempat menyentuh kaki pemain Ekuador, sebelum diambil Drmic.

Menit 72 satu serangan balik yang cepat nyaris memberi keunggulan untuk Swiss. tendangan pemain nomor 23 Xherdan Shaqiri hanya menerpa bagian luar gawang.

Menit 73 satu bola hasil serangan Valencia sudah luput dari sergapan kiper, sayang bola masih bisa diamankan pemain Swiss.

Menit 80 tendangan bebas untuk Swiss. Hanya sedikit di luar kotak penalti. Atau 25 meter dari gawang. gagal karena terpantulkan deretan pemain Ekuador.

Menit 84 kartu kuning untuk Johan Djourou karena menjegal seorang pemain Ekuador yang berlari mengejar bola.

Menit 85 tendangan bebas untuk Ekuador. Nyaris gol. Kiper tak mampu menangkap, bola memantul dan dibuang oleh pemain Swiss.

Menit 92 satu penyelamatan penting Swiss berujung pada serangan balik yang cepat, berlari solo, umpan satu, dua, dan tiga ke depan gawang, dan goool! Pemain Ekuador termangu semua. Skor akhir 2-1 untuk Swiss.

Statistik di akhir babak kedua:

Tembakan ke gawang: 6-4 untuk Swiss
Tembakan meleset dari gawang: 8-4 untuk Swiss 
Ball possession (%) : 56-44 untuk Swiss
Sepak pojok: 8-5 untuk Swiss 
Offsides : 1-4 untuk Ekuador 
Pelanggaran: 9 – 15 terbanyak untuk Ekuador 
Kartu kuning: 1 – 1

Susunan pemain:

Swiss: Benaglio, Lichtsteiner, Djourou, von Bergen, Rodriguez, Behrami, Inler, Shaqiri, Xhaka, Stocker, Drmic.
Cadangan: Sommer, Ziegler, Senderos, Lang, Barnetta, Seferovic, Dzemaili, Fernandes, Gavranovic, Mehmedi, Schar, Burki.

Ekuador: Dominguez, Paredes, Erazo, Guagua, Walter Ayovi, Antonio Valencia, Gruezo, Noboa, Montero, Caicedo, Enner Valencia.
Cadangan: Banguera, Ibarra, Mendez, Rojas, Minda, Arroyo, Jaime Ayovi, Bagui, Saritama, Martinez, Achilier, Bone.

Wasit: Ravshan Irmatov (Uzbekistan)