Tiga Perlakuan Tak Pantas Real Madrid Pada Angel Di Maria
Sesudah lama berdiam diri, Angel Di Maria akhirnya buka suara, melakukan wawancara dengan sebuah radio Argentina, Sabtu dinihari WIB tadi, mengungkapkan perasaan hatinya soal Real Madrid serta bagaimana ia diberlakukan tidak sepantasnya oleh mantan klubnya itu.

Menurut pemain yang kini merumput di Manchester United itu, setidaknya ada tiga perlakuan Real Madrid terhadap dirinya.
Pertama, pada hari ketika ia akan turun di partai final menghadapi Jerman di Piala Dunia Brasil, ia menerima sebuah surat dari Real Madrid yang melarang Angel Di Maria turun membela Argentina.

“Saya mendapat surat dari Madrid yang tiba pukul 11.00 pada hari [final Piala Dunia] meminta saya untuk tidak bermain,” jelasnya ke program radio bernama America & Closs itu.

“Kami bermain pukul 16:00 dan saya sedang mempersiapkan diri untuk berada dalam kondisi terbaik, mengetahui bahwa aku bisa cedera. Segera setelah saya terima surat itu, saya merobeknya. Saya tidak peduli, tidak peduli apa pun.”

Surat itulah yang menjadi titik balik pecahnya hubungan dengan Santiago Bernabeu.

Kedua, selama ini Presiden Madrid Florentino Perez serta pelatih Carlo Ancelotti selalu mengatakan bahwa Di Maria-lah yang meminta untuk meninggalkan klub pada musim panas ini, tetapi pemain itu sendiri telah membantah klaim itu.

Pada surat terbuka terhadap para penggemar Madrid, ia menegaskan tidak ingin pergi pada prinsipnya, dan dia mengulangi hal itu dalam wawancara:

“Anda tidak pernah mendengarnya dari mulut saya bahwa saya ingin pergi; Saya tidak pernah mengatakan saya ingin meninggalkan Real Madrid.”

“Ronaldo dan Sergio Ramos, kapten klub, tahu apa yang saya inginkan dan mereka mendukung saya sepenuhnya.”

“Dan saya tidak tahu berapa lama lagi Ronaldo bisa bertahan dengan itu di Madrid.”

Ketiga, ia tidak merasa punya hubungan dekat dengan presiden klub Florentino Perez. Sang presiden tidak hadir ketika penandatangan kontraknya.

“Saya tidak tahu, karena saya tidak pernah melakukan dialog panjang dengannya. Dia tidak pernah ada untuk perpanjangan kontrak saya, jadi saya tidak punya banyak hubungan dengan dia.”

 

Advertisement