Tim Brasil Gremio Dicoret Gara-gara Suporternya Rasis

18

Hati-hati menirukan gerakan kera atau bunyi-bunyian mirip kera. Semakin hari hukuman atas tindakan ini semakin keras. Sebuah klub di Brasil merasakan getahnya. Gara-gara suporter mereka menirukan gerakan kera dan suara-suara itu, klub tersebut dicoret dari sebuah kompetisi yang tengah dijalaninya, didenda berat, dan sang suporter dilarang masuk stadion selama dua tahun. Gremio, sebuah klub terkemuka di […]

Tim Brasil Gremio Dicoret Gara-gara Suporternya Rasis - berita Internasional
Hati-hati menirukan gerakan kera atau bunyi-bunyian mirip kera. Semakin hari hukuman atas tindakan ini semakin keras.

Sebuah klub di Brasil merasakan getahnya. Gara-gara suporter mereka menirukan gerakan kera dan suara-suara itu, klub tersebut dicoret dari sebuah kompetisi yang tengah dijalaninya, didenda berat, dan sang suporter dilarang masuk stadion selama dua tahun.

Gremio, sebuah klub terkemuka di negara Brasil, baru saja dicoret dari kompetisi piala utama negara itu setelah beberapa fans mereka mengejek pemain Santos.

Laga leg pertama pada babak 16 Besar, di mana Gremio kalah 2-0 di kandang, telah dirusak oleh suara-suara khas monyet dan ejekan lainnya yang diarahkan pada kiper Santos, Aranha. Tim seharusnya memainkan leg kedua di São Paulo pada hari Rabu tetapi pertandingan itu ditunda.

“Dengan suara bulat (keputusan telah diambil) untuk mengeluarkan Gremio dari turnamen Piala Brasil dan menjatuhkan mereka denda 50.000 reais (Rp 263 juta), dan kepada para fans yang telah dan mungkin diidentifikasi, dijatuhkan larangan memasuki stadion selama 720 hari,” kata pernyataan dari lima anggota komisi disiplin dari Mahkamah Pengadilan Olahraga, otoritas pengadilan olahraga tertinggi di Brasil.

Setidaknya pemerintah mencoba untuk menekan keras kasus-kasus rasisme di olahraga. Hukuman terhadap klub Porto Alegre ini adalah hukuman terberat yang pernah dijatuhkan terhadap tim Brasil yang memiliki penggemar rasis.

“Ini adalah keputusan penting,” kata kepala komisi, Fabricio Dazzi. “Saya tidak berpikir insiden pelecehan rasial seperti itu akan terjadi lagi. Para fans akan berpikir dua kali, mengetahui bahwa klub mereka dapat dihukum karena tindakan mereka.”

Pengadilan juga menghukum wasit pertandingan selama 90 hari dan denda 1.600 reais (Rp 8,4 juta) karena tidak mengambil tindakan yang secukupnya atas insiden ini, atau melaporkan insiden secara benar dalam laporan pertandingan. Asisten wasit dihukum selama 60 hari dan didenda 1.000 reais (Rp 5,2 juta).

Aranha bereaksi marah terhadap pelecehan rasial ini, yang terjadi pada menit ke-87. Namun wasit bersikeras tidak mendengar penghinaan rasial dan berpikir Aranha tengah membuang-buang waktu.

Tim Brasil Gremio Dicoret Gara-gara Suporternya Rasis - berita Internasional

Ironisnya Gremio pernah meluncurkan kampanye anti-rasisme yang berjudul “Enough” dan kemungkinan akan mengajukan banding. “Saya percaya keputusan itu terlalu keras. Gremio telah melakukan segala sesuatu yang mereka bisa untuk mengidentifikasi para fans yang bersalah,” kata presiden klub, Fabio Koff, sembari menyangkal bahwa klub itu secara kelembagaan  bersifat rasis.