kecelakaan pesawat Liga Inggris Manchester United Premier League Sepak Bola
Tadi malam tim pesawat Atlas Air kode penerbangan GTI 8758 yang membawa rombongan skuad Manchester United terpaksa berputar arah selama 19 menit gara-gara sebuah pesawat lain, Qatar Airways QR23 tujuan Manchester menerima ancaman bom di atas udara Inggris. Pesawat Qatar itu dikawal sebuah jet militer Royal Air Force sebelum diizinkan mendarat di bandara Manchester.

Rombongan Wayne Rooney dkk baru saja pulang dari Guinness Cup di Miami, Florida, Amerika Serikat. Untunglah tidak ada insiden berarti dan mereka mendarat dengan selamat, terlambat 19 menit kemudian, pada pukul 21:17 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Insiden kecil itu mengingatkan perihal betapa rawan dan fatalnya sebuah perjalanan udara. Di dalam sejarah pernah beberapa kali tim sepakbola yang nyaris punah seluruh skuadnya hanya gara-gara kecelakaan pesawat.

Satu di antaranya adalah tim Manchester United.

Tanggal 6 Februari 1958 akan dikenang sebagai salah satu hari paling gelap dalam sejarah Old Trafford.

Setelah sebuah stop over di Bandara Riem, Munich, Jerman, untuk mengisi bahan bakar, pilot British European Airways Flight 609 berusaha tinggal landas dalam kondisi udara bersalju. Pada percobaan ketiga, gundukan salju di landasan pacu menyebabkan pesawat gagal mencapai kecepatan yang stabil untuk lepas landas. Pesawat menghantam sebuah rumah. Delapan pemain dan tiga ofisial meninggal.

BACA JUGA  Chelsea Berpeluang Rebut Titel Manchester United di 15 April 2017

Mereka adalah Roger Byrne – usia 28 tahun, full-back, 277 penampilan, 19 gol. Geoff Bent – 25 tahun, full-back, 12 penampilan. Eddie Colman – usia 21 tahun, gelandang, 107 penampilan, 2 gol. David Pegg – berusia 22 tahun, penyerang, 148 penampilan, 28 gol. Mark Jones – usia 24 tahun, gelandang, 120 penampilan, 1 gol. Duncan Edwards – usia 21 tahun, gelandang, 175 penampilan, 21 gol. Tommy Taylor – usia 26 tahun, penyerang, 189 penampilan, 128 gol. Liam ‘Billy’ Whelan – usia 22 tahun, penyerang, 96 penampilan, 52 gol.

Selain kedelapan pemain itu, juga Walter Crickmer (sekretaris klub), Tom Curry (trainer) dan Bert Whalley (pelatih).

Selain tragedi Manchester United di atas, juga ada sejumlah tragedi kecelakaan pesawat yang menimpa tim sepakbola lainnya.

Salah satunya menimpa tim sepakbola Bolivia. Mereka pada tanggal 24 September 1969 akan melangsungkan sebuah laga pasca musim. Dua hari kemudian pesawat yang ditumpangi tim itu dilaporkan menghilang dari jejak radar. Menurut laporan, pesawat jatuh di kawasan pedesaan yang dinamakan Viloco. Sebanyak 25 pemain tewas.

BACA JUGA  Legenda Arsenal Menyesal Zlatan Ibrahimovic Gagal Bergabung

kecelakaan pesawat Liga Inggris Manchester United Premier League Sepak Bola
Timnas Zambia dalam perjalanan menuju laga kualifikasi Piala Dunia 1994 zona Afrika di Senegal. Pesawat militer yang mereka tumpangi mengalami gagal mesin sesaat setelah tinggal landas. Namun ironisnya, pilot malah mematikan mesin yang salah. Sebagai akibatnya, pesawat kehilangan daya angkat dan kemudian terjun bebas ke lautan. Sebanyak 18 anggota timnas Zambia tewas pada tragedi bertarikh 28 April 1993 tersebut.

 

kecelakaan pesawat Liga Inggris Manchester United Premier League Sepak Bola
Sekitar 10 km dari titik pendaratan, pesawat Angkatan Laut Peru dari jenis Fokker F27-400M melakukan salah perhitungan pendaratan dan terjun langsung ke Samudera Pasifik. Hanya pilot yang selamat dari tragedi itu. Mengutip laporan investigasi, kurangnya pengalaman terbang malam dan kesalahan penanganan prosedur darurat menyebabkan kecelakaan itu terjadi. Enam belas pemain klub Alianza, anggota Sepakbola Divisi Satu Peru, tewas seketika pada tragedi 8 Desember 1987 tersebut.

kecelakaan pesawat Liga Inggris Manchester United Premier League Sepak Bola
Kecelakaan lain menimpa klub Torino di tahun 1949. Gara-gara hujan badai di jalur terbangnya, kru pesawat Italian Airlines Fiat G212CP menurunkan daya jelajah guna mencari jarak pandang yang lebih baik menjelang pendaratan. Karena hambatan awan rendah dan penurunan yang kelewat cepat, pesawat menghantam tembok sebuah kompleks bangunan. Sebanyak 22 anggota tim tewas.

Gibolers! Berikan komentar terbaikmu untuk berita bola ini!