Tolak jabat tangan Presiden Jerman, Schweinsteiger minta maaf

10

Gelandang Bayern Muenchen, Bastian Schweinsteiger, melakukan tindakan tidak terpuji saat berjalan di podium untuk menerima medali perak sesaat setelah pertandingan final Liga Champions melawan Chelsea, di Allianz-Arena, Sabtu (19/5) lalu. Ia terlihat mengabaikan uluran tangan Presiden Jerman Joachim Gauck, yang berdiri disamping Presiden UEFA, Michel Platini, untuk menyalami para pemain. Menyadari perilakunya itu disorot dalam […]

Gelandang Bayern Muenchen, Bastian Schweinsteiger, melakukan tindakan tidak terpuji saat berjalan di podium untuk menerima medali perak sesaat setelah pertandingan final Liga Champions melawan Chelsea, di Allianz-Arena, Sabtu (19/5) lalu. Ia terlihat mengabaikan uluran tangan Presiden Jerman Joachim Gauck, yang berdiri disamping Presiden UEFA, Michel Platini, untuk menyalami para pemain.

Menyadari perilakunya itu disorot dalam berbagai pemberitaan di media Jerman dan Inggris, Schweinsteiger pun meminta maaf. Ia mengaku tidak tahu jika Presiden telah mengulurkan tangannya ketika itu. Menurutnya, dia sedang dilanda kekecewaan besar karena gagal membawa Bayern menjuarai Liga Champions di kandang sendiri.

“Ini salah paham. Siapa pun yang berada di posisi saya dan melihat foto itu bisa melihat bahwa, setelah kekecewaan besar itu, saya tidak sadar dengan apa yang terjadi di sekitar saya,” ungkap Schweinsteiger.

“Saya sangat terpukul, kecewa, dan seperti merasa lumpuh. Saya tidak melihat tangan Presiden. Saya menyesal kalau saat itu saya telah membuat kesan yang salah. Jadi, saya ingin meminta maaf kepada Presiden,” tambah pemain berusia 26 tahun ini.

Schweinsteiger memang dalam keadaan kecewa berat saat itu. Pasalnya ia menjadi penendang terakhir Bayern yang gagal dalam drama adu penalti. Tembakannya ke arah kiri hanya membentur tiang gawang. Adu penalti pun berakhir dengan keunggulan Chelsea 4-3.

Sumber: bola.kompas.com/read/2012/05/22/00185680/Abaikan.Presiden.Jerman.Schweinsteiger.Minta.Maaf