Trabzonspor Hukum Satu Suporter Bersihkan 10.000 Kursi Stadion

Sepakbola – Trabzonspor dengan tegas telah hukum satu suporter bersihkan 10.000 kursi stadion. Kejadian ini sontak menghebohkan banyak pihak.

Internasional  - Trabzonspor Hukum Satu Suporter Bersihkan 10.000 Kursi Stadion

Gilabola.com –┬áTrabzonspor dengan tegas telah hukum satu suporter bersihkan 10.000 kursi stadion. Kejadian ini sontak menghebohkan banyak pihak.

Tahun lalu Pemerintah Daerah Bandung pernah mengeluarkan maklumat kepada para suporter untuk tidak berdiri di bangku ketika menyaksikan pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Alasannya karena demi menjaga kursi plastik yang menjadi tempat duduk para penonton, yang baru dipasang di stadion demi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional yang bertempat di Jawa Barat.

Ternyata peringatan seperti itu sudah menjadi standar di Turki, khususnya tim-tim Super Lig alias liga tertinggi di negara perbatasan Asia-Eropa itu.

Sialnya seorang suporter Trabzonspor, antara sengaja atau tidak, tertangkap basah berdiri di kursi plastik yang baru dipasang sehingga memberikan hukuman setimpal oleh klub.

Bukan hukuman larangan masuk ke stadion dalam rentang waktu tertentu atau diwajibkan membayar sejumlah uang sebagai denda, namun diharuskan membersihkan 10.000 dari total 41.500 kursi di Stadion Senol Gunes.

Demi memberikan efek jera kepada suporter lainnya dan menghargai jerih payah klub, Trabzonspor mengunggah hukuman tersebut ke akun jejaring sosial media Twitter, namun dengan identitas yang sengaja disembunyikan.

Dalam kalimat unggahannya, klub asal kota Trabzon itu memberikan peringatan kepada para suporter untuk tidak mengulanginya lagi.

“Kami tidak bercanda ketika kami berkata ‘ini rumah kami yang baru’ ­čÖé Apakah Anda pernah menginjak kursi dengan sepatu Anda di rumah? Anda dihukum langsung! :)”

Dalam unggahan video tersebut pun sang pelaku mengaku bersalahnya dan melaksanakan hukumannya dengan patuh.

“Klub saya menangkap basah saya berdiri di kursi dan menghukum saya dengan cara membersihkan 10.000 kursi.”

“Apa yang kami beli untuk tiket, tidak bisa membeli kursi-kursi ini. Ini properti kita. Kita harus menjaganya. Trabzonspor milik kita bersama.”