Tragedi Mirip Spanyol Pernah Terjadi Sebelumnya

16

  Bagaimana bisa juara dunia dan juara Eropa angkat koper duluan? Bukan hal baru, tidak unik, dan bukan yang pertama kalinya tragedi semacam ini terjadi di turnamen Piala Dunia. Iker Casillas dkk  kalah 1-5 vs Belanda di laga perdana dan kalah lagi 0-2 vs Chile. Penyisihan grup belum usai seluruhnya dan sang juara bertahan sudah harus […]

Internasional Liga Spanyol Piala Dunia  - Tragedi Mirip Spanyol Pernah Terjadi Sebelumnya

 

Bagaimana bisa juara dunia dan juara Eropa angkat koper duluan? Bukan hal baru, tidak unik, dan bukan yang pertama kalinya tragedi semacam ini terjadi di turnamen Piala Dunia.

Iker Casillas dkk  kalah 1-5 vs Belanda di laga perdana dan kalah lagi 0-2 vs Chile. Penyisihan grup belum usai seluruhnya dan sang juara bertahan sudah harus kemas-kemas koper.

Empat tahun lalu di Afrika Selatan kita bisa menyaksikan juara bertahan Italia tersingkir dengan terdampar di ranking terbawah grup, di bawah Paraguay, Selandia Baru, dan Slovakia. Bukan posisi yang terhormat untuk seorang juara bertahan.

Begitu juga Prancis, finalis 2006, juga tersisih di level grup Piala Dunia 2010. Bahkan dengan perolehan poin lebih buruk dari Italia, hanya 1 poin. Terdampar di pojok bawah grup di bawah Uruguay, Meksiko, dan tuan rumah Afrika Selatan.

Jadi tersingkirnya juara bertahan Spanyol di tahun 2014 bukan hal baru.

Prancis tiba di Korea Selatan tahun 2002 sebagai favorit. Pelatih Aimé Jacquet memang baru saja pergi tapi penggantinya Roger Lemerre dipromosikan dari posisi No 2 sehingga sebenarnya terjadi kontinuitas.

Mereka juga baru saja memenangkan Euro 2000. Dan dengan adanya Thierry Henry serta Patrick Vieira, Les Blues memiliki tampilan lebih kuat dari pada tahun 1998. Sebaliknya mereka malah kalah 1-0 dari Senegal, draw kacamata vs Uruguay dan kemudian dikalahkan 2-0 oleh Denmark. Tersisih sudah juara dunia, menduduki ranking terbawah setelah Denmark, Senegal, dan Uruguay.

Jauh sebelumnya, Brasil tahun 1962 menjadi juara dunia. Itu gelar juara dunia kedua mereka.Namun 4 tahun kemudian, saat Piala Dunia 1966 di Inggris, Brasil gagal lolos dari penyisihan grup.

Mengapa hal semacam ini bisa terjadi? Salah satu sebabnya adalah kepuasan yang terlalu awal dan kepercayaan diri yang kelewat tinggi, seakan-akan juara dunia tidak akan bisa terkalahkan.

Mentalitas semacam ini adalah masalah psikologis yang perlu dihadapi setiap pelatih tim juara.

Boleh jadi ini terkait dengan banyaknya pemain veteran dari turnamen sebelumnya, yang dibawa serta oleh pelatih Vicente del Bosque ke Brasil kali ini. Tercatat ada 9 pemain eks 2010 yang turut serta. Italia membawa 7 pemain veteran 2006 ke Afrika Selatan. Jerman membawa 9 pemain veteran 1990 (saat mereka juara) ke Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Di level klub ini yang dinamakan “penyegaran tim”, sebuah keahlian yang dikuasai pelatih Sir Alex Ferguson, yang menjadikan Manchester United bisa terus menerus merebut trofi satu ke trofi lain tanpa mengalami kelelahan mental. Di level timnas ini lebih sulit karena mereka tidak bertemu seintensif klub.