Unai Emery Puas Dengan Laga Emosional Kylian Mbappe

Pelatih Paris Saint-Germain Unai Emery senang dengan kinerja Kylian Mbappe kala timnya meraih kemenangan 1-2 kontra AS Monaco di Liga Prancis.

Pelatih Paris Saint-Germain Unai Emery senang dengan kinerja Kylian Mbappe kala timnya meraih kemenangan 1-2 kontra AS Monaco di Liga Prancis.
Pelatih Paris Saint-Germain Unai Emery senang dengan kinerja Kylian Mbappe kala timnya meraih kemenangan 1-2 kontra AS Monaco di Liga Prancis.

Unai Emery merasa Kylian Mbappe telah tampil maksimal walau kesulitan membobol gawang AS Monaco pada laga Liga Prancis, Senin dinihari WIB.

Pemain muda Prancis mantan AS Monaco itu tidak menyumbangkan satu pun gol di laga big match Ligue 1 yang berlangsung tadi malam.

Gol diciptakan oleh Edinson Cavani di menit 19 dan eksekusi penalti Neymar di menit 52 setelah wasit Francois Letexier menganggap Almamy Toure menarik pemain asal Brasil itu di kotak terlarang.

Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Joao Moutinho di menit 81 namun tuan rumah tidak bisa mengubah papan skor lagi hingga peluit panjang ditiup.

Walau demikian, Unai Emery merasa puas dengan penampilan pesepakbola berusia 18 tahun tersebut di laga emosional untuk pertama kalinya kontra bekas klubnya tersebut.

“Bagi saya, Mbappe melakoni laga yang bagus,” tutur Emery seusai laga. “Yang terpenting ialah mampu menciptakan beberapa peluang. Tapi memang benar bahwa jika dia bisa memanfaatkan semua peluang, dia akan melakoni laga yang sempurna.”

“Apa yang ia alami [melawan bekas klubnya] sangat penting secara emosional. Di lain kesempatan ia akan lebih percaya diri.”

Menanggapi soal eksekusi penalti yang dilakukan Neymar, pelatih asal Spanyol itu mendapatkan pertanyaan dari jurnalis.

Sebabnya Cavani dan Neymar pernah berselisih dalam mengambil penalti sehingga Emery mengaku sudah membuat keputusan siapa yang akan menjadi eksekutor walau ia tidak menjelaskan lebih rinci.

“Ini hal yang normal. Pertama-tama pemain harus menghargai keputusan pelatih. Lalu mereka bisa saling mengerti di atas lapangan. Kami tahu siapa saja yang bisa mengeksekusi penalti. Neymar pun bisa,” tambahnya.

“Kami senang dengan tambahan tiga poin ini. Kami bisa menang melawan tim juara [bertahan Liga Perancis]. Itu bagus.”

“Tim memproduksi banyak serangan tapi harus memperbaiki penyelesaian akhir. Jika kemenangan ini masuk akal, seharusnya selisih golnya lebih besar.”

“Kami juga tidak ingin kebobolan melawan tim yang bisa mencetak banyak gol. [Namun] kami tidak berhasil. Tapi kami telah menunjukkan bahwa musim ini PSG lebih kuat [dibanding musim sebelumnya].”

Sepakbola.cc