Video: Lagu Ejekan Argentina Dalam Stadion

8

Sebelum laga final dimulai nanti pukul 02.00 WIB, dan juga jika Argentina sampai bisa memenangkan trofi Piala Dunia 2014, maka lagu ini akan diperdengarkan berulang-ulang secara bising di stadion. Ini adalah lagu ‘kebangsaan’ fans Argentina, terutama setelah kekalahan Brasil di semifinal dengan skor 1-7 vs Jerman. Mereka mengejek gilabola Brasil dengan lagu ini. Terutama baris pertama “Brasil […]

Video: Lagu Ejekan Argentina Dalam Stadion - berita Internasional Piala Dunia Xtra Time
Sebelum laga final dimulai nanti pukul 02.00 WIB, dan juga jika Argentina sampai bisa memenangkan trofi Piala Dunia 2014, maka lagu ini akan diperdengarkan berulang-ulang secara bising di stadion.

Ini adalah lagu ‘kebangsaan’ fans Argentina, terutama setelah kekalahan Brasil di semifinal dengan skor 1-7 vs Jerman. Mereka mengejek gilabola Brasil dengan lagu ini. Terutama baris pertama “Brasil decime que se siente” (Brasil, katakan padaku bagaimana rasanya) dipelesetkan menjadi “Brasil decime que se siete” (Brasil, katakan padaku bagaimana rasanya [angka] tujuh).

“Tujuh” maksudnya adalah 7-1. ‘Bagaimana rasanya kalah 7-1?’ Tidak heran jika mayoritas rakyat Brasil kini rela membela tim yang mempermalukan mereka, Jerman, sekedar supaya jangan sampai tetangga yang berisik ini menang menjadi juara dunia.

Selama berpuluh-puluh tahun Argentina dan Brasil saling bermusuhan dalam dunia bola.

Teks dalam bahasa Indonesia sebagai berikut:

“Brasil, katakan padaku bagaimana rasanya (tujuh)
Memiliki ayahmu di sini di rumah
Aku bersumpah bertahun-tahun kemudian
Kita tidak akan pernah lupa
Bahwa itu Diego yang menyelinap
Dan Cani menggedor rumah
Kau menangis terus gara-gara Italia
Messi tanpa banyak rewel
Akan membawa trofi itu ke kami
Maradona lebih besar daripada Pele.”

Ribuan gilabola Argentina yang menguasai pantai Copacabana, Rio, lokasi final, menyanyikan lagu ini keras-keras guna menambah sakit hati rakyat Brasil.

Bahkan timnas Argentina juga menyanyikannya di kamar ganti usai mengalahkan Belgia di perempatfinal, tentu dalam versi aslinya, karena skor 7-1 belum terjadi saat itu.


Juga di jalanan Brasil, lagu yang sama dinyanyikan berulang-ulang:

Nah, kini Anda sudah tahu artinya.