Virus Ebola Bikin Piala Afrika Kacau Balau

Virus Ebola bikin jadwal laga Piala Afrika kacau balau.

Satu lagi laga kualifikasi Piala Afrika mungkin dibatalkan atau diundur tanpa batas waktu gara-gara virus Ebola.

Hal itu terjadi setelah federasi sepak bola Pantai Gading mengatakan, Selasa, pihaknya telah diperintahkan untuk membatalkan atau memindahkan lokasi pertandingan kandang bulan depan melawan Sierra Leone.

Pantai Gading memiliki kebijakan mencekal semua wisatawan dari negara-negara yang terkena dampak virus Ebola, antara lain negara Sierra Leone. Lebih dari 1.427 orang kini telah tewas dalam wabah virus paling mematikan dalam sejarah di negara-negara Afrika Barat. Kematian tercatat di negara-negara Sierra Leone, Guinea, Liberia dan Nigeria.

Virus Ebola Bikin Piala Afrika Kacau Balau

Juru bicara Federasi Sepakbola Pantai Gading Eric Kacou mengatakan, pemerintah negara itu telah menyatakan, tidak akan membiarkan tim Sierra Leone masuk ke dalam wilayah negeri Pantai Gading untuk melakukan pertandingan sepakbola kualifikasi Piala Afrika pada 6 September mendatang di kota terbesar di negara itu, Abidjan, dan sebuah rencana lain harus segera dibuat.

“Pihak berwenang tidak mau mengambil risiko,” kata Kacou.

Sierra Leone juga masih berusaha untuk menemukan tempat lain untuk laga kandang di babak final kualifikasi Piala Afrika tahun depan setelah Konfederasi Sepak Bola Afrika mengatakan, tidak akan mengizinkan laga tersebut untuk dimainkan di Sierra Leone atau Guinea, dua negara yang paling parah menderita dampak virus Ebola, sampai pertengahan September 2014.

Guinea mengatakan, akan memainkan kualifikasi pertama di tempat netral, Maroko. Sementara negara Liberia tidak ikut serta dalam kualifikasi turnamen Piala Afrika ini.

Namun, organisasi sepakbola Afrika (CAF) mengatakan laga-laga lainnya harus dilaksanakan sesuai jadwal.

CAF menyatakan, mengikuti saran dari Organisasi Kesehatan Dunia, yang tidak merekomendasikan larangan perjalanan ke dan dari negara-negara yang terkena dampak Ebola. Berdasarkan nasihat itu, CAF masih ingin negara-negara lain untuk melakukan perjalanan ke Nigeria untuk main sepakbola di sana, serta mengizinkan tim-tim dari Nigeria, Sierra Leone dan Guinea untuk bepergian ke negara Afrika lainnya guna kepentingan kualifikasi Piala Afrika yang sama.

Negara-negara lain juga menyatakan keprihatinan yang sama dengan Pantai Gading.

Republik Kongo telah menyatakan keberatan atas perjalanan ke Nigeria, yang juga telah mencatatkan kematian akibat virus Ebola, untuk pertandingan pembukaan pada 6 September dan ingin pertandingan itu dipindahkan ke sebuah tempat netral. Nigeria adalah juara bertahan Piala Afrika.

Kualifikasi dijadwalkan berlangsung dari 5 September sampai 19 November dan akan menentukan 15 tim untuk bermain bersama tuan rumah Maroko dalam turnamen sepak bola Piala Afrika awal tahun 2015.