West Ham Manfaatkan Kelelahan Liverpool di Ajang Champions

11

Liverpool menderita kejutan kalah 3-1 saat pergi ke West Ham pada Minggu dinihari WIB, memunculkan pertanyaan apakah mereka memiliki pertahanan yang cukup untuk memenangkan Liga Premier. Pasukan Brendan Rodgers kebobolan 2-0 dalam tujuh menit di Upton Park. Menit kedua tuan rumah melalui jasa Winston Reid sudah berhasil membawa Hammers unggul 1-0. Dalam selisih lima menit klub London itu menggandakan keunggulan mereka ketika umpan silang penyerang […]

Internasional Liga Inggris  - West Ham Manfaatkan Kelelahan Liverpool di Ajang Champions
Liverpool menderita kejutan kalah 3-1 saat pergi ke West Ham pada Minggu dinihari WIB, memunculkan pertanyaan apakah mereka memiliki pertahanan yang cukup untuk memenangkan Liga Premier.

Pasukan Brendan Rodgers kebobolan 2-0 dalam tujuh menit di Upton Park.

Menit kedua tuan rumah melalui jasa Winston Reid sudah berhasil membawa Hammers unggul 1-0. Dalam selisih lima menit klub London itu menggandakan keunggulan mereka ketika umpan silang penyerang asal Senegal Diafra Sakho mengecoh semua orang, termasuk kiper Liverpool Simon Mignolet.

Kesalahan defensif telah menyebabkan Liverpool kehilangan trofi dan hanya menjadi runner-up dari juara Manchester City musim lalu, dan mereka sekarang telah kehilangan tiga dari lima pertandingan liga musim ini.

Tapi mereka tetap memiliki kekuatan menyerang yang kuat dan pemain sayap Inggris Raheem Sterling membalaskan satu gol dengan sebuah tembakan tak terbendung dari dalam kotak penalti di menit 26 setelah upaya awal Mario Balotelli diblokir.

Pemain pengganti Morgan Amalfitano membuat jarak yang aman bagi anak-anak Sam Allardyce dua menit dari waktu tersisa ketika ia memanfaatkan umpan mantan pemain sayap Liverpool Stewart Downing yang melewati dua pemain lawan sebelum menendang ke sudut jauh.

“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit tapi kami sudah ketinggalan 2-0 sebelum kita sempat mulai,” kata manajer Liverpool Rodgers kepada BBC. “Kami jauh dari kualitas yang kami harapkan.”

Dengan Liverpool bermain di Liga Champions pada pertengahan pekan, bos Allardyce sangat gembira dengan start timnya.

Liverpool telah bermain di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam lima tahun, dan itu melelahkan dan kami ingin memulai secepat yang kami bisa,” kata Allardyce.

“Kami mengatakan, jangan biarkan mereka mengontrol tempo dan tekanlah pemain belakang mereka. Ide itu bekerja dengan cemerlang.”