Yaya Toure Keluhkan Ketidakadilan Atas Tim-tim Afrika

7

  Gelandang Manchester City Yaya Toure mengklaim, tak seorang pun  bahwa peduli tentang ‘ketidakadilan’ yang telah menghambat tim-tim Afrika di Piala Dunia 2014 di Brasil. Pantai Gading gagal maju ke 16 besar gara-gara Georgios Samaras mencetak gol penalti di masa injury time untuk Yunani di laga terakhir Grup C. Pemain berusia 31 tahun itu percaya bahwa keputusan menjatuhkan penalti […]

Yaya Toure Keluhkan Ketidakadilan Atas Tim-tim Afrika - berita Internasional Liga Inggris Piala Dunia Xtra Time

 

Gelandang Manchester City Yaya Toure mengklaim, tak seorang pun  bahwa peduli tentang ‘ketidakadilan’ yang telah menghambat tim-tim Afrika di Piala Dunia 2014 di Brasil.

Pantai Gading gagal maju ke 16 besar gara-gara Georgios Samaras mencetak gol penalti di masa injury time untuk Yunani di laga terakhir Grup C.

Pemain berusia 31 tahun itu percaya bahwa keputusan menjatuhkan penalti itu hanyalah salah satu dari beberapa keputusan yang tidak menguntungkan Pantai Gading sepanjang turnamen, tetapi ia merasa bahwa ‘skandal’ tidak mengganggu siapa pun karena posisi Afrika dalam permainan dunia.

“Saya sangat ingin wasit untuk melihat (video) simulasi Samaras,” kata Toure kepada France Football.

Lihat diving Samaras di sini:

“Sekali lagi, wasit itu tidak di pihak kita. Kami memiliki setidaknya hak untuk dua penalti, namun ditolak selama laga kami melawan Jepang.”

“Tentu saja itu tidak mengganggu siapa pun karena hanya menyangkut tim Afrika. Siapa yang benar-benar peduli tentang ketidakadilan atas tim Afrika? Kesalahan ini tentu sesuatu yang besar. Ini adalah skandal yang sayangnya tampaknya tidak mengganggu banyak orang.”

Aljazair dan Nigeria adalah satu-satunya tim Afrika yang lolos ke babak 16 besar turnamen 2014.

Dalam dua kali partisipasi sebelumnya di tahun 2006 dan 2010, Pantai Gading juga gagal maju ke babak berikutnya.

Diving Samaras dari sudut yang berbeda: