Liga Prancis Hentikan Penggunaan Teknologi

Otoritas Liga Profesional Prancis (LFP) memutuskan untuk menunda penggunaan teknologi di Liga Prancis, Piala Prancis dan Piala Liga karena terjadinya sejumlah kesalahan.

Pada babak perempat final Piala Liga pekan ini, terdapat dua kesalahan yang dilakukan dengan sistem GoalControl di dua pertandingan berbeda.

Sebagai hasil dari kesalahan-kesalahan tersebut, LFP memutuskan untuk menghentikan teknologi itu guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Apalagi kesalahan sistem ini sudah berulang kali terjadi sehingga ditakutkan akan menimbulkan kericuhan di dunia sepak bola Prancis.

Akan tetapi LFP tidak memberi tahu kapan sistem tersebut akan kembali diterapkan sebab harus menunggu perbaikan dari perusahaan pembuat.

“Kemarin malam (waktu setempat) sayangnya GLT (goal-line technology) mengalami dua malfungsi serius di pertandingan Amiens versus PSG, bahwa GLT tidak membuat jam tangan wasit bergetar (sebagai pemberitahuan) dan asisten video lah yang menyatakan gol,” ucap Didier Quillot, direktur jenderal LFP.

“Dan insiden kedua terjadi di pertandingan Angers vs Montpellier di mana GTL membuat jam tangan wasit bergetar di waktu yang salah.”

“Dua kesalahan ini tidak bisa diterima, khususnya karena terjadi setelah kami memberikan peringatan kepada GoalControl.”

“Keputusan ini muncul setelah pemberitahuan formal dikirimkan pada 21 Desember silam kepada perusahaan GoalControl dan dengan banyaknya kesalahan-kesalahan yang timbul,” bunyi pernyataan LFP.

Kabarnya LFP siap menghentikan kontrak kerjasama dengan GoalControl andai kerap timbul masalah demi kelancaran pertandingan dan kompetisi.

GoalControl sendiri hanya dipergunakan di Piala Dunia 2014 Brasil, dengan Liga Inggris, Liga Jerman dan Liga Italia saat ini mempergunakan teknologi Hawk-Eye.

Namun Liga Prancis sendiri tidak bergantung kepada GoalControl sebab LFP sedang mengujicobakan Video Asisten Wasit (VAR), seperti yang juga dilakukan Liga Spanyol.

Sepakbola.cc
Insta88
RGO Casino
Uang Instan