Manchester United Dan Liverpool Didenda UEFA

11

Liverpool dan Manchester United telah didenda oleh UEFA untuk memperdengarkan lagu-lagu yang terlarang selama laga 16 besar Liga Europa mereka.

Manchester United dan Liverpool telah didenda oleh UEFA untuk memperdengarkan lagu-lagu yang mengejek tragedi lawannya selama laga 16 besar Liga Europa mereka.

Beberapa fans dari Manchester United dan Liverpool menyanyikan lagu-lagu yang berhubungan dengan tragedi yang melibatkan pihak lain saat Liverpool memenangkan pertandingan 16 besar Liga Europa itu dengan skor 3-1 agregat.

Manchester United pernah mengalami bencana jatuhnya pesawat yang membawa sebagian besar pemain mereka di Munich, sementara Liverpool mengalami tragedi Hillsborough.

Pada tahun 1958, delapan pemain United berada di antara 23 orang yang tewas setelah pesawat mereka terbakar dan jatuh di Munich.

Tragedi Hillsborough melihat 96 penggemar Liverpool mati pada laga semi final Piala FA vs Nottingham Forest pada tahun 1989.

Sebelum leg kedua, polisi dipaksa menghapus sebuah banner di jalan tol M602 di Salford yang dibuat untuk mengejek fans Liverpool yang sedang dalam perjalanan menuju ke Old Trafford.

Manchester United dan Liverpool juga telah dihukum karena fans melemparkan bermacam-macam benda ke lapangan. Manchester United didenda Rp 673 juta dan Liverpool Rp 661 juta.

Liverpool juga telah didenda untuk aksi penyalaan kembang api oleh fansnya serta untuk kick-off yang terlambat dari jadwal, sementara United dikenakan denda karena ofisial UEFA menemukan ada anak tangga yang terblokir di stadion mereka.

Klub Anfield itu juga harus membayar kerusakan yang disebabkan oleh aksi-aksi liar fans mereka di Stadion Old Trafford.

Hukuman kedua klub mencakup pula denda sebesar Rp 232 juta yang ditangguhkan selama dua tahun ke depan, bergantung pada pengulangan tindakan serupa oleh para supporter mereka masing-masing.

Fans kedua tim terlihat berkelahi di tribun penonton, saling melempar kursi dan menyalakan kembang api selama laga imbang 1-1 di leg kedua pertandingan di Old Trafford, di mana lima orang kemudian ditangkap.