Negara Ini Pilih Dikucilkan, Denda Rp 244 M Daripada Sepakbola

18

Maroko, sebuah negara gurun di Afrika Utara yang seharusnya menjadi tuan rumah Piala Afrika bulan Januari 2015 menolak acara itu dilanjutkan dan minta ditunda selama dua tahun. Tuan rumah merasa khawatir bahwa wabah Ebola yang tengah marak di Afrika Barat bisa menyebar ke negara itu jika turnamen tersebut dilanjutkan, menyebar luas melalui perantaraan para suporter. Sampai tanggal […]

Berita Internasional  - Negara Ini Pilih Dikucilkan, Denda Rp 244 M Daripada Sepakbola

Maroko, sebuah negara gurun di Afrika Utara yang seharusnya menjadi tuan rumah Piala Afrika bulan Januari 2015 menolak acara itu dilanjutkan dan minta ditunda selama dua tahun.

Tuan rumah merasa khawatir bahwa wabah Ebola yang tengah marak di Afrika Barat bisa menyebar ke negara itu jika turnamen tersebut dilanjutkan, menyebar luas melalui perantaraan para suporter.

Sampai tanggal 11 November tercatat sudah ada 14.383 kasus dengan 5.156 kematian di tiga negara Afrika Barat, yakni Guinea,Liberia, dan Sierra Leone. Selain itu ada beberapa kasus di Amerika Serikat, Senegal, Nigeria, Mali dan Spanyol.

Setelah negosiasi selama beberapa pekan, Maroko tetap bersikukuh pada posisinya, dan sebagai akibatnya asosiasi sepakbola Afrika (CAF) menjatuhkan sanksi pada negara tersebut.

Maroko akan dilarang mengikuti dua Piala Afrika berikutnya sebagai hukuman karena sikapnya menolak menjadi tuan rumah di bulan Januari-Februari, demikian presiden CAF Issa Hayatou mengatakan pada hari Sabtu.

“Kami akan tetap berpegang pada aturan, itu berarti penghapusan dari dua turnamen berikutnya,” kata Hayatou kepada harian Prancis L’Equipe.

“Selain itu akan ada denda uang dan moral yang masih dihitung.”

Maroko bisa menghadapi denda sampai sebesar Rp 244 Milyar untuk penolakannya menjadi tuan rumah Piala Afrika 2015 yang sudah dijadwalkan jauh sebelumnya pada 17 Januari – 8 Februari.

Kekhawatiran itu didasarkan pada kekhawatiran penyebaran epidemi Ebola yang mematikan ke tujuan-tujuan wisata populer di negara Afrika Utara itu, demikian koran Le Matin di Maroko mengatakan, minggu ini.

Tuan rumah telah sejak lama menyerukan agar turnamen ditunda, namun CAF menepis permintaan mereka itu.

Dengan pelarangan ini maka Maroko tidak akan ikut Piala Afrika 2016 dan 2017.

Beberapa pemain sepakbola terkenal asal Maroko adalah Marouane Chamakh, Mustapha Hadji, Ibrahim Afellay, Just Fontaine, Adil Rami, dan Mehdi Benatia.

Negara kaya minyak Equatorial Guinea (atau di bahasa Indonesia kita sebut sebagai Guinea Khatulistiwa), yang menjadi tuan rumah bersama Piala Afrika pada 2012 dengan Gabon, ditunjuk sebagai pengganti Maroko.

Selain dari bekas jajahan Spanyol di Afrika Barat yang kini lolos otomatis karena menjadi tuan rumah, tiga negara sudah menjamin tempat mereka di Piala Afrika 2015 – Tunisia, Aljazair dan Cape Verde Islands.

Ada 12 kualifikasi dijadwalkan Sabtu ini dengan juara bertahan Nigeria membutuhkan kemenangan di Kongo Brazzaville guna bisa lolos kualifikasi.