Pelatih Nice Buka-Bukaan Soal Mario Balotelli

Striker Mario Balotelli diyakini tidak akan mungkin bisa meraih prestasi di musim ini andai masih memperkuat Liverpool.

Berita  - Pelatih Nice Buka-Bukaan Soal Mario Balotelli

Liga Perancis – Pelatih Nice, Lucien Favre, bangga dengan Mario Balotelli yang bisa kembali tajam setelah melakoni musim yang kurang baik bersama AC Milan dan Liverpool.

Karir Balotelli sempat berada di persimpangan jalan ketika di awal musim panas tahun lalu ia dan pelatih Liverpool Jurgen Klopp tidak saling tegur sapa. Striker asal Italia itu pun akhirnya menerima ketika Liverpool memutuskan tidak memperpanjang kontraknya Dia kemudian hengkang ke Liga Perancis untuk bergabung dengan Nice secara gratis.

Namun ternyata penampilan apik Balotelli masih terbukti. Dia mampu mengemas 15 gol di 23 pertandingan musim ini sehingga Nice bisa lolos ke Liga Champions karena mereka berada di peringkat ketiga klasemen akhir Liga Perancis.

Meski begitu, pemain bengal itu belum kehilangan sentuhan kontroversial dengan dikenai kartu merah tiga kali sepanjang musim sehingga Lucien Favre merasa bingung dengannya.

“Sangat jelas kami harus berkata yang sejujurnya, di awal (musim) semua orang terus bertanya, ‘apakah akan bekerja?'” tutur Favre pada konferensi pers.

“Tidak mudah untuk meyakini hal itu. Tapi kemudian, seperti yang sudah saya katakan sepanjang musim bahwa Ia membantu kami. Dia mulai mencetak gol sejak September, yang memberikan kami banyak poin sehingga kami percaya diri.”

“Namun demikian, pada Januari dan February segalanya berjalan sulit bagi Balotelli. Kami bisa meraih hasil 0-0, 1-1… Setelah itu, dia bisa bangkit di laga-laga lainnya. Yang kurang dari dia hanyalah soal konsistensi semata.”

“Saya terbuka (soal kedatangan Balotelli). Kami tidak mempunyai banyak solusi, tapi kami berbicara dan kemudian saya merasa itu ide yang bagus.”

“Di atas segalanya dia membantu Nice. Dari sisi marketing juga, kami tidak bisa membantahnya. Ini pun membantu dirinya untuk bangkit karena Ia tidak begitu baik di Liverpool. Dia berlatih dengan tim junior (di Liverpool).”

“Di Nice, Ia melakukan hal-hal hebat. Liverpool berada di peringkat keempat Liga Inggris, sedangkan Nice di posisi ketiga Liga Perancis, dan saya tidak tahu adanya perbedaan diantara kedua kesebelasan.”