Saat Tim Tamu Melarikan Diri, Mereka Dilempari Segala Macam Benda

Adegan dalam video ini terjadi di laga Serbia vs Albania dinihari WIB tadi. Adegan dimulai ketika bendera Albania yang diterbangkan sebuah […]

Sepakbola - Luis Enrique memuji kinerja Neymar saat Barcelona menang 3-0 atas Athletic Bilbao, hanya beberapa jam setelah dikritik oleh wakil presiden Jordi Mestre.

Saat Tim Tamu Melarikan Diri, Mereka Dilempari Segala Macam Benda

Adegan dalam video ini terjadi di laga Serbia vs Albania dinihari WIB tadi.

Adegan dimulai ketika bendera Albania yang diterbangkan sebuah drone (pesawat tanpa awak) diambil oleh pemain Serbia. Bendera itu lalu direbut salah satu pemain Albania, dan di situlah perkelahian muai pecah. Fans Serbia turun ke lapangan dan mulai memukuli pemain Albania.

Ketika akhirnya para pemain tim tamu itu memutuskan untuk mengungsi ke ruang ganti, perjalanan mereka diwarnai lemparan berbagai benda, mulai dari kursi plastik, tali, dan semua benda yang bisa ditemukan oleh penonton.

Kerusuhan di dalam Stadion Partizan Belgrade, Serbia, ini terjadi ketika laga kualifikasi Euro 2016 antara tuan rumah Serbia vs Albania.

Presiden UEFA Michel Platini telah memastikan bahwa kedua negara yang terlibat rusuh itu, Serbia dan Albania, akan dikenakan sanksi keras.

Badan sepak bola Eropa itu juga mengkonfirmasi telah menerima laporan dari wasit Martin Atkinson, delegasi pertandingan, pengamat dan petugas keamanan mengenai kekacauan di Belgrade, dan bahwa fakta-fakta itu telah diteruskan kepada komite disiplin UEFA.

“Sepakbola seharusnya saling mendekatkan orang dan sepakbola tidak boleh dicampur dengan politik apa pun,” kata Presiden UEFA Michel Platini.

“Adegan di Belgrade semalam tidak dapat dimaafkan.”

Presiden FIFA Sepp Blatter menambahkan, “Sepakbola tidak boleh digunakan untuk pesan-pesan politik. Saya sangat mengutuk apa yang terjadi di Belgrade tadi malam.”

Hubungan antara kedua negara telah lama rapuh atas persoalan Kosovo, mantan provinsi Serbia yang dihuni oleh hampir dua juta orang, sebagian besar etnis Albania. Pada tahun 2008 Kosovo, yang diberikan otonomi luas selama pemerintahan Yugoslavia, menyatakan kemerdekaan.

Sepakbola.cc