Saksikan Gol Indah Lima Sentuhan Sepak Pojok Skotlandia vs Irlandia

8

Skotlandia menang 1-0 atas tamunya Republik Irlandia dalam lanjutan laga Grup D di Celtic Park, Sabtu dinihari WIB. Kemenangan itu dirayakan dengan luar biasa meriah karena itu adalah  kemenangan kandang pertama mereka atas Irlandia dalam 53 tahun terakhir! Adalah Shaun Maloney yang memberi tuan rumah gol penting yang berawal dari sebuah sepak pojok pendek. Lima sentuhan kemudian […]

Skotlandia menang 1-0 atas tamunya Republik Irlandia dalam lanjutan laga Grup D di Celtic Park, Sabtu dinihari WIB.

Kemenangan itu dirayakan dengan luar biasa meriah karena itu adalah  kemenangan kandang pertama mereka atas Irlandia dalam 53 tahun terakhir!

Adalah Shaun Maloney yang memberi tuan rumah gol penting yang berawal dari sebuah sepak pojok pendek. Lima sentuhan kemudian dan satu umpan tumit, bola bersarang di gawang David Forde.

Duel tersebut digambarkan sebagai sebuah “duel epik” oleh manajer Skotlandia Gordon Strachan, yang, seperti manajer lawannya Martin O’Neill, sama-sama mantan pelatih Celtic, dan mengembangkan permainan dengan kecepatan tinggi, penuh gairah dan penuh hadangan fisik yang tak ada habisnya.

“Saya seorang manusia yang bangga. Itu adalah duel epik. Kami tahu apa yang akan terjadi dan kami berurusan dengan itu. Itu sulit, kami terus berusaha untuk terus bermain,” kata Strachan.

Bek Skotlandia Grant Hanley cukup beruntung untuk tetap tinggal di lapangan setelah menjatuhkan Shane Long guna mengakhiri sebuah serangan ketika laga baru dimulai 12 menit dan dia juga beruntung tidak mencetak gol bunuh diri di akhir permainan ketika ia menanduk bola ke mistar sendiri.

Kartu kuning Hanley adalah yang pertama dari hanya lima sepanjang game ini, yang menunjukkan kemampuan menahan diri mengagumkan dari wasit Serbia Milorad Mazic dalam laga penuh benturan itu. Dia bisa saja mengeluarkan kartu dua kali lebih banyak untuk hadangan dan pelanggaran kedua belah pihak, terutama di menit-menit akhir sampai ke injury time.

Kedua belah pihak melancarkan serangan hiruk pikuk tetapi menciptakan hanya sedikit tembakan on shot sampai ketika Maloney mencetak gol pada menit ke-75, menendang bola lengkung melewati David Forde.

Strachan memuji pemain dan asisten pelatih Stuart McCall, yang dipujinya karena  menciptakan satu sepak pojok yang tidak lazim yang mengarah ke gawang.

“Itu ide Stuart,” kata Strachan. “Anda harus menjadi pemain hebat untuk mencetak gol dari sana, jadi Shaun bisa senang dengan dirinya sendiri.”

Manajer Irlandia O’Neill, yang memenangi tujuh piala dalam lima tahun sebagai manajer Celtic, mengaku senang dengan penampilan timnya sejauh ini.

“Kami telah menyelesaikan tiga laga tandang yang sulit dan kami punya tujuh poin di klasemen sementara. Kami benar-benar masih bisa bersaing, tanpa diragukan lagi,” katanya.

Kemenangan itu berarti Skotlandia bergabung dengan Irlandia dan Jerman, memiliki tujuh poin, tiga angka di bawah pemimpin grup Polandia, yang tinggal di puncak grup berdasarkan kemenangan 4-0 mereka di Georgia. Georgia memiliki tiga poin dengan Gibraltar bawah kelompok tanpa poin dan tanpa pernah mencetak gol.