Atletico Madrid Kontra Osasuna, Seharusnya Bisa 5-0

206

Diego Simeone merasa kesulitan untuk menjelaskan kegagalan dua tendangan penalti ketika Atletico Madrid bersua Osasuna di Vicente Calderon.

Liga Spanyol  - Atletico Madrid Kontra Osasuna, Seharusnya Bisa 5-0

Berita Bola, Liga Spanyol – Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone tidak ingin menyalahkan anak asuhnya karena gagal menkoversikan dua tendangan penalti.

Atleti sukses meraih poin penuh setelah mengalahkan Osasuna dengan skor tiga gol tanpa balas di kandang, Sabtu (15/04) malam WIB.

Pada laga tersebut tim tuan rumah mempunyai kans untuk memperlebar keunggulan melalui titik putih setelah kiper Salvatore Sirigu melanggar Angel Correa di menit 89 dan ketika Minuel Angel de las Cuevas melakukan handball di menit 90+1.

Sayangnya dua eksekusi yang diambil oleh Yannick Ferreira-Carrasco dan Thomas Partey tersebut gagal mengubah papan skor sehingga tanda tanya besar muncul, khususnya kepada Carrasco yang gagal mencetak tiga gol di laga tersebut.

Namun bagi Diego Simeone, kegagalan tersebut masih bisa dimaklumi dan Ia pun kesulitan untuk menjelaskan.

“Saya tidak bisa menjelaskan apapun. Sangat sulit untuk dijelaskan. Sebuah tendangan penalti tergantung kepada performa individu,” tutur pelatih asal Argentina itu pada W Radio.

Meski demikian, Simeone mengaku senang bisa meraih tiga poin dan mampu mempertahankan posisi di zona lolos otomatis ke kompetisi Liga Champions.

“Saya melihat banyak hal positif di laga itu. [Adanya] kembalinya [Nicolas] Gaitan, penampilan apik [Jose] Gimenez, Ia sangat penting di lini tengah.”

“Sebuah penampilan yang bagus dari Thomas [Partey], [Alessio] Cerci berada di tim dan Tiago pun bisa kembali bergabung.”

Sementara itu Carrasco merasa kegagalannya disebabkan penampilan apik kiper Osasuna, Salvatore Sirigu, yang mampu menahan gempuran rekan-rekannya.

“Saya bisa saja mencetak hattrick, [namun] kiper [Sirigu] melakukan penyelamatan yang bagus.”

“Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan penalti. Saya tidak tahu apa yang salah.”

“Terkadang penjaga gawang bisa melakukan penyelamatan, terkadang hanya bernasib jelek saja.”