Barcelona Copot Pejabat Klub Yang Remehkan Lionel Messi

  • Berita Bola, Liga Spanyol – Salah satu direksi Barcelona, Pere Gratacos dicopot dari jabatannya, beberapa jam setelah melontarkan opini perihal Lionel Messi.

Lionel Messi

Berita Bola, Liga Spanyol – Salah satu direksi Barcelona, Pere Gratacos dicopot dari jabatannya, beberapa jam setelah melontarkan opini perihal Lionel Messi.

Lionel Messi merupakan pesepakbola yang sangat dihargai tinggi oleh publik Camp Nou dan direksi Barcelona, sampai-sampai salah satu petinggi pun bisa kehilangan pekerjaan sebagai direktur urusan institusional.

Sebetulnya Pere Gratacos bukan orang asing bagi Messi, sebab ia pernah menjabat sebagai pelatih di tim Barca B kala La Pulga masih junior. Akan tetapi ada satu komentar Gratacos yang tidak bisa dimaafkan para petinggi Barca, sehingga ia dicopot dari jabatannya dan dipindahkan ke jabatan lainnya.

“Tanpa (Andres) Iniesta, Neymar, Pique dan lainnya, Leo (Messi) tidak akan pernah menjadi pemain yang bagus,” ungkap Pere Gratacos.

Sontak komentar terbarunya tersebut membuat manjemen Barca marah. Klub itu mengeluarkan pernyataan resmi perihal pemindah-tugasan Gratacos ke La Masia 360. Gratacos sendiri pernah melontarkan komentar pedas di tahun 2010 lalu.

“Di Afrika, ada banyak pesepakbola yang seperti Messi. Saya melatih dia selama dua tahun dan sudah banyak melihat pemain seperti dia dan saya berani berkata bahwa ada banyak pemain yang satu level dengannya.”

“(Sayangnya) latihan untuk pemain-pemain berbakat ini terhenti karena mereka tidak bisa bersaing dengan pemain yang lebih baik. Mereka pun tidak bisa menemukan orang yang bisa membuat mereka berkembang dalam sisi olahraga.”

Bukan hanya itu, menurut Sport, Gratacos pernah menyarankan Frank Rijkaard untuk membawa Messi ke tim utama FC Porto kala pelatih asal Belanda itu masih menjadi juru taktik pasukan Katalunya.

Nama Messi sendiri memang lagi ramai diperbincangkan akhir-akhir ini karena ia belum jua disodori perpanjangan kontrak oleh klub. Meski kontraknya akan habis di 2018 nanti, namun Barca masih mencari cara untuk mendapatkan pemasukan lebih agar tidak melanggar regulasi Liga Spanyol.

Hal ini dikemukakan oleh Oscar Grau yang mengakui bahwa penundaan kontrak Messi disebabkan alasan finansial semata, sembari menunggu rencana peningkatan pemasukan. Seperti diberitakan sebelumnya, total gaji dan bonus para punggawa Barca mencapai Rp 4,8 triliun di sepanjang tahun 2015.

Angka tersebut merupakan 61 persen dari total pemasukan klub, atau 5,5 kali lipat lebih besar dibandingkan klub-klub Liga Spanyol lainnya, kecuali Real Madrid.