Bek Real Madrid: Tak Ada Resep Hentikan Neymar

Dani Carvajal akui tak ada resep hentikan Neymar, jelang pertemuan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid melawan PSG di Santiago Bernabeu, Kamis (15/2) dinihari WIB.
Dani Carvajal akui tak ada resep hentikan Neymar, jelang pertemuan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid melawan PSG di Santiago Bernabeu, Kamis (15/2) dinihari WIB.

Gilabola.com – Dani Carvajal absen saat Real Madrid bertemu PSG di leg pertama babak 16 besar Liga Champions akibat suspensi. Namun, diakuinya sangat sulit bagi timnya hentikan bintang Les Parisiens, Neymar.

Absennya Carvajal kemungkinan besar akan digantikan Nacho yang siap bermain di posisinya, meski pelatih Zinedine Zidane punya Achraf Hakimi yang jadi opsi di posisi bek kanan. Namun, pelatih asal Prancis itu mengaku tak yakin untuk melepas seorang pemain muda yang masih minim pengalaman untuk hadapi tim sekelas PSG yang bertabur bintang dan sering keluar masuk Liga Champions.

Carvajal yang bakal absen, pun sempat ungkapkan pendapatnya mengenai calon lawan El Real di babak 16 Liga Champions musim ini. Secara khusus ia soroti keberadaan Neymar yang kini jadi ujung tombak PSG.

“Saya tidak tahu yang mana dari keduanya yang akan bermain, mereka berdua bisa (terkait peluang bermain Nacho dan Hakimi). Untuk bermain melawan Neymar, sebenarnya tidak ada resepnya, tidak tahu bagaimana menghentikannya. Saya cuma berharap, dia tidak bermain sesuai dengan performa aslinya,” tandas Carvajal.

Advertisement

“Tidak ada favorit-favoritan dalam sebuah duel seperti ini. Pertandingannya sudah sangat dekat, kami akan mencoba untuk tidak lakukan kesalahan dan terus akurat di area pertahanan lawan,” tambahnya.

“Kami sendiri sedang kritis, kami tahu kalau kami sedang jalani musim yang tidak terlalu menyenangkan. Kami bisa memberi lebih, dan pada Rabu nanti kami akan memberi segalanya untuk kemenangan tim,” ujar Carvajal.

Sebelumnya diberitakan, Real Madrid akan bermain tanpa Dani Carvajal di leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan PSG, setelah Uefa tetapkan pemain itu harus jalani suspensi dalam dua pertandingan.

Pada Desember lalu, Uefa memang telah jatuhkan sanksi larangan bermain pada Carvajal selama dua pertandingan. Carvajal mengoleksi kartu kuning kedua di laga kontra APOEL Nicosia, karena dengan sengaja membuang-buang waktu agar dia mendapat penangguhan.

“Komisi Banding Uefa sudah bertemu pada 1 Februari lalu menyusul banding yang diajukan Real Madrid terkait keputusan yang diumumkan Komisi Disiplin Uefa (CEDB) pada 7 Desember, yang perintahkan pemain Real Madrid Dani Carvajal untuk jalani skorsing dalam dua pertandingan di kompetisi Uefa,” demikian pernyataan resmi Uefa.

Banding yang diajukan Real Madrid telah ditolak dan keputusan CEDB Uefa pada 7 Desember telah dikonfirmasi,” lanjut pernyataan tersebut.

“Mengingat bahwa Carvajal tidak berpartisipasi dalam pertandingan antara Real Madrid dan Borussia Dortmund yang dimainkan pada 6 Desember 2017, pemain tersebut masih harus jalani sanksi dalam satu pertandingan lagi di kompetisi UEFA,” tambah Uefa.

Putusan itu tentunya sangat memukul pelatih Zinedine Zidane, yang tengah mengejar gelar Liga Champions ketiga berturut-turut. Apalagi, tekanan besar yang dialami El Real di ajang La Liga musim ini membuat Liga Champions menjadi satu-satunya prospek yang realistis untuk raih penghargaan utama musim ini.

Madrid akan menjamu PSG di Santiago Bernabeu pada 14 Februari, dan tandang ke Parc des Princes di leg ke dua pada 6 Maret 2018.