Gawat, Karim Benzema Terancam Penjara 5 Tahun!

Baru saja muncul berita, kasus hukum yang membelit striker Real Madrid Karim Benzema ditingkatkan ke tahap berikutnya oleh jaksa Prancis, sebuah indikasi bahwa ia dinilai mengetahui atau terlibat secara serius dalam kasus pemerasan sebuah video seks seorang rekan di tim nasional Prancis yang dituduhkan kepadanya.

Liga Spanyol  - Gawat, Karim Benzema Terancam Penjara 5 Tahun!

Berita Liga Spanyol : Baru saja muncul berita, kasus hukum yang membelit striker Real Madrid Karim Benzema ditingkatkan ke tahap berikutnya oleh jaksa Prancis, sebuah indikasi bahwa ia dinilai mengetahui atau terlibat secara serius dalam kasus pemerasan video seks seorang rekan di tim nasional Prancis yang dituduhkan kepadanya.

Karim Benzema kini telah ditempatkan di bawah penyelidikan yuridis formal sehubungan dengan upaya dugaan pemerasan terhadap sesama pesepakbola, Mathieu Valbuena.

Sebuah pernyataan dari jaksa Versailles, sebuah kota di sisi barat ibukota Paris, menyebut bahwa Karim Benzema kini tengah diselidiki dalam dugaan kejahatan konspirasi untuk pemerasan dan berpartisipasi dalam kelompok kriminal yang menyebabkan ia bisa dipenjara selama minimal lima tahun.

Pengacara Benzema Sylvain Cormier mengatakan kepada wartawan setelah sidang pertama bahwa Benzema tidak bersalah dan tidak mengambil bagian dalam pemerasan atau atau percobaan pemerasan apa pun.

Langkah kejaksaan untuk menempatkan Benzema di bawah penyelidikan formal – yang dalam sistem peradilan Prancis tidak berarti yang bersangkutan pasti bersalah tapi berarti penyidik ​​memiliki alasan serius untuk mengejar materi kriminal di dalamnya – menyebabkan Benzema dalam tanda tanya besar untuk laga-laga Real Madrid dan tim nasional Prancis menjelang Euro 2016 tahun depan.

Penyidik ​​sekarang harus menentukan apakah Benzema memainkan peran dalam upaya pemerasan yang dituduhkan terhadap pesepakbola itu dalam kasus skandal video seks itu.

Benzema juga ditempatkan di bawah pengawasan peradilan, berarti dia tidak bisa bertemu dengan korban atau orang lain yang dituduh dalam kasus itu.

Striker Real Madrid tersebut mengakui keterlibatannya dalam terduga kasus pemerasan itu, mengatakan kepada penyidik ​​ia mendekati pesepakbola lain tentang rekaman tersebut atas nama “seorang teman masa kecil” tapi mengklaim bahwa dia tidak berpikir hal itu akan merugikan pemain lain.

Sebuah sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan kepada kantor berita Prancis AFP bahwa Benzema sudah mengakui sementara ia berada di tahanan bahwa ia telah berbicara dengan Mathieu Valbuena yang menjadi sasaran dari pemerasan tersebut.

“Karim Benzema mengaku berbicara kepadanya atas permintaan seorang teman masa kecil, yang didekati oleh tiga pemeras yang memiliki video sex itu,” kata sumber itu kepada AFP.

“Benzema mengatakan ia telah setuju dengan teman masa kecilnya tentang apa yang harus ia katakan sehingga rekan satu timnya bisa bernegosiasi secara eksklusif dengan dia.”

Tiga tersangka pemeras, yang semuanya juga sudah ditahan, pertama kali menghubungi seorang teman dari kakak Benzema yang berusaha untuk melibatkan pemain itu dalam upaya pemerasan mereka, kata sumber.

Detektif telah menahan dan menginterogasi Benzema dua minggu setelah mantan pemain Prancis dan striker Liverpool Djibril Cissé diwawancarai dan kemudian dilepaskan sebagai bagian dari penyelidikan yang sama.

Benzema, 27, dipanggil ke kantor polisi di Versailles sesaat sebelum 09:00 pada hari Rabu pagi dan menghabiskan malam itu di kamar tahanan.

Pelatih Prancis Didier Deschamps akan segera mengumumkan susunan nama skuadnya untuk pertandingan melawan Jerman dan Inggris pada hari Kamis, sebuah pengumuman yang akan dipantau untuk melihat apakah nama Benzema dicoret dari daftar.

Benzema dibawa keluar dari sebuah kantor polisi di Versailles di luar Paris, Kamis, dengan mobil polisi yang menggunakan jendela berwarna gelap.