Asal Usul Julukan ‘Tukang Kasur’ Untuk Atletico Madrid

Berita bola Spanyol: Atletico Madrid dijuluki klub ‘tukang kasur’ (los Colchoneros) karena motif kaosnya loreng merah dan putih mirip dengan kasur yang biasa dibuat di negeri itu. Tapi dari mana datangnya ide pertama kali pakai motif merah-putih tersebut? Atletico Madrid akan menghadapi tamunya, Bayer Leverkusen, malam ini pada lanjutan babak 16 besar Liga Champions. Klub […]

Liga Spanyol  - Asal Usul Julukan 'Tukang Kasur' Untuk Atletico Madrid
Berita Liga Spanyol: Asal Usul Julukan ‘Tukang Kasur’ Untuk Atletico Madrid

Berita bola Spanyol: Atletico Madrid dijuluki klub ‘tukang kasur’ (los Colchoneros) karena motif kaosnya loreng merah dan putih mirip dengan kasur yang biasa dibuat di negeri itu. Tapi dari mana datangnya ide pertama kali pakai motif merah-putih tersebut?

Atletico Madrid akan menghadapi tamunya, Bayer Leverkusen, malam ini pada lanjutan babak 16 besar Liga Champions.

Klub Atlético de Madrid didirikan pada 26 April 1903, tapi tidak dengan nama itu. Adalah sejumlah mahasiswa asal daerah Basque yang memutuskan untuk mendirikan klub sepak bola baru di Madrid, sebagai cabang dari Athletic de Bilbao dari kawasan otonomi Basque di Spanyol.

Para mahasiswa itu menamai tim mereka Athletic Club de Madrid. Sama seperti klub aslinya, Athletic de Madrid juga bermain dengan seragam warna biru dan putih. Empat tahun kemudian, pada 20 Februari 1907, Athletic de Madrid menjadi klub yang mandiri secara finansial.

Ketika seorang wakil dari Athletic de Bilbao tidak bisa menemukan jersey biru dan putih bergaris Blackburn dalam perjalanan ke Inggris pada tahun 1911, ia memutuskan untuk membawa pulang kaos Southampton.

Athletic de Bilbao memutuskan untuk sepenuhnya beralih ke warna Southampton, sementara Madrileans terjebak dengan celana pendek biru. Pada tanggal 22 Januari 1911, Athletic de Madrid mulai memainkan pertandingan pertama dalam warna terkenal mereka itu: kemeja bergaris-garis merah dan putih serta celana pendek biru.

Pada saat itu, Colchones (kasur) di Spanyol dibuat dengan garis-garis merah-putih. Dengan warna-warna baru seragam mereka, Atletico segera mendapat julukan los Colchoneros (si Tukang Kasur).

Liga Spanyol  - Asal Usul Julukan 'Tukang Kasur' Untuk Atletico Madrid
Berita Liga Spanyol: Asal Usul Julukan ‘Tukang Kasur’ Untuk Atletico Madrid

Ada juga cerita lain bahwa Atletico Madrid pertama kali didirikan di kawasan kumuh kota Madrid, berdekatan dengan pabrik-pabrik kasur, dan seragam pertama mereka terbuat dari kain motif yang digunakan sebagai bungkus kasur itu. Cerita soal Atletico Madrid klub miskin mungkin benar, tapi soal kain bungkus kasur digunakan sebagai seragam klub agak meragukan.

Atletico Madrid memang sejak awal lebih dikenal sebagai sebuah klub kelas buruh. Stadion Vicente Calderon terletak di dekat sebuah tempat pembuatan bir di pinggir sungai Manzaneras. Atletico Madrid hampir selalu menjual pemain top mereka tahun demi tahun dan dipaksa beradaptasi dengan merekrut pemain muda baru sepanjang waktu.

Panggilan sayang lainnya yang juga sering dipakai untuk Atletico adalah Rojiblancos, atau merah-putih, merujuk ke warna seragam.

Satu panggilan lain Los Indios sudah jarang digunakan karena bernada merendahkan. Maksudnya adalah merujuk ke orang-orang Indian asli Amerika Selatan. Ini panggilan yang disematkan ke Atletico ketika banyak menggunakan pemain asal Amerika Selatan.