Martin Odegaard Tuding Real Madrid Tak Beri Kesempatan

  • Berita Transfer, Liga Spanyol – Martin Odegaard mengaku skuad Real Madrid tidak cukup mendukung bagi pemain junior seperti dirinya.

Martin Odegaard - Real Madrid

Berita Transfer, Liga Spanyol – Martin Odegaard mengaku skuad Real Madrid tidak cukup mendukung bagi pemain junior seperti dirinya.

Martin Odegaard memutuskan untuk menetap di klub asal Fresian, SC Heerenveen, setelah gagal menembus tim intin Real Madrid di bawah asuhan Zinedine Zidane.

Pesepakbola berusia 18 tahun ini sempat digadang-gadangkan sebagai calon pemain besar sehingga membuat Los Blancos membelinya dari klub asal Norwegia, Stromsgodset pada Januari 2015.

Ia bahkan sempat menjadi debutan termuda sepanjang sejarah Los Merengues kala dimainkan di laga melawan Getafe, Mei tahun tersebut, ketika usainya menginjak 16 tahun dan 157 hari.

Sayangnya langkah tersebut tidak menjadi pintu baginya di tim utama dan Odegaard lebih banyak bermain di tim Castilla selama dua tahun belakangan.

Kerap bermain di tim cadangan, ternyata membuat Odegaard jengah dan ingin merasakan bermain di kasta tertinggi.

Oleh karenanya pada Selasa (10/01) WIB kemarin ia memutuskan untuk bermain bersama SC Heerenveen yang saat ini berada di peringkat keempat klasemen sementara Liga Belanda dengan status pemain pinjaman selama 18 bulan kedepan.

Ia pun mengungkapkan kualitas di skuad Madrid terlalu sulit baginya untuk ditembus sehingga dia memilih untuk mengalah.

“Real Madrid adalah klub yang sangat bagus dengan pemain-pemain hebat, jadi sangat sulit untuk mendapatkan kesempatan bermain bagi pemain muda,” ujar Odegaard.

“Itu alasan kenapa saya ingin mencoba hal yang berbeda, agar bisa mendapatkan kesempatan bermain. Saya rasa Heerenveen adalah klub yang cukup baik. Saya sudah berbicang dengan beberapa orang dari klub dan juga pelatihnya.”

“Saya sangat bersemangat dan saya rasa Heerenveen adalah klub yang cocok bagi saya. Saya tidak menyesal dengan keputusan saya bergabung ke Real Madrid sebab saya ingin bermain di klub terbaik di dunia. Hanya dengan berlatih dan berkembang di sana sudah merupakan hal yang sangat bagus bagi pemain muda berbakat.”

“Saya tidak menganggap diri saya sebagai pemain muda berbakat. Saya hanya anak biasa dan tidak memperhatikan apa yang orang lain katakan, tambahnya.