Euro 2012: Tiki-taka membosankan?

7

Sudah bermunculan kritikan terhadap gaya bermain Spanyol yang dikenal dengan istilah tiki-taka. Permainan tiki-taka yang mengandalkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki dinilai sebagian orang sangat membosankan. Yang membuat permainan ini menjadi tidak menarik adalah ketika Spanyol begitu mendominasi penguasaan bola, sedangkan tim lawan hanya menunggu dengan cara bertahan. Spanyol memang menguasai bola di lini […]

Euro 2012: Tiki-taka membosankan? - berita Liga Europa Liga Spanyol Sudah bermunculan kritikan terhadap gaya bermain Spanyol yang dikenal dengan istilah tiki-taka. Permainan tiki-taka yang mengandalkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki dinilai sebagian orang sangat membosankan.

Yang membuat permainan ini menjadi tidak menarik adalah ketika Spanyol begitu mendominasi penguasaan bola, sedangkan tim lawan hanya menunggu dengan cara bertahan. Spanyol memang menguasai bola di lini tengah atau depan kotak penalti lawan tapi tak mampu menciptakan banyak peluang. Contoh terbaru adalah saat mereka mengalahkan Prancis 2-0 di perempatfinal Piala Eropa 2012.

Mungkin pertandingan menjadi hidup dan atraktif jika tim lawan bermain dengan gaya menyerang pula seperti yang diperlihatkan Italia pada laga pertama penyisihan Grup C melawan Spanyol beberapa waktu lalu.

Tapi, apapun kritikan orang, tiki-taka telah terbukti mampu membantu Spanyol meraih dua trofi bergengsi, Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Itu sebabnya Spanyol tetap mempertahankan tiki-taka di Euro 2012, tak peduli apapun kritikan orang.

“Kami punya gaya sendiri, cara bermain yang sudah memberikan sukses untuk kami. Kami sudah memenangi dua trofi dengan gaya seperti ini. Tetapi, pendapat apapun adalah valid dan saya menghormatinya,” kata gelandang Andres Iniesta seperti dilansir Reuters.

Bagaimana pendapat Anda?